Skandal Grooming dan Utang yang Menggiring Kim Sae Ron pada Tragedi

- Senin, 12 Januari 2026 | 17:30 WIB
Skandal Grooming dan Utang yang Menggiring Kim Sae Ron pada Tragedi

Duka di Balik Layar: Kisah Kelam yang Berakhir Tragis

Nama Aurelie Moeremans belakangan mencuat. Lewat bukunya, Broken Strings, ia membongkar masa remajanya yang suram sebagai korban child grooming oleh seorang aktor senior. Kisahnya, ternyata, punya kemiripan yang mengerikan dengan nasib lain di dunia hiburan Korea Selatan.

Hampir setahun lalu, tepatnya 16 Februari 2025, kabar duka datang dari Seoul. Kim Sae Ron, aktris berbakat, ditemukan tak bernyawa di kediamannya di kawasan Seongdong. Kepergiannya yang mendadak itu seperti membuka pintu lama yang terkunci, mengungkap satu per satu kepingan cerita yang selama ini tersembunyi.

Banyak yang menduga kuat, Sae Ron mengakhiri hidupnya sendiri. Pemicunya? Diduga kuat adalah trauma child grooming yang dialaminya semasa remaja.

Gelombang dugaan ini mulai menguat awal Maret 2025. Sebuah kanal YouTube bernama Garosero Research Institute mengunggah video yang isinya cukup mengejutkan. Mereka mengklaim bahwa Kim Sae Ron pernah terlibat hubungan romantis dengan seniornya, aktor papan atas Kim Soo-hyun.

Bibi Sae Ron-lah yang memberikan pernyataan dalam video itu. Ia mengungkapkan hubungan keduanya mulai terjalin pada 2015. Saat itu, usia Sae Ron baru 15 tahun. Sementara Kim Soo-hyun sudah berusia 27 tahun.

Klaim kanal YouTube itu tak berhenti di situ. Mereka menyebut, Sae Ron pindah ke agensi milik Kim Soo-hyun, Gold Medalist, pada 2019. Ia bahkan rela meninggalkan YG Entertainment, label besarnya waktu itu. Konon, selama masih berpacaran, Sae Ron banyak membantu Soo-hyun membangun bisnis. Mulai dari memberikan kelas akting gratis hingga mengarahkan artis-artis baru.

Hubungan yang sudah berjalan enam tahun itu mulai retak. Pemicunya adalah kasus mengemudi dalam keadaan mabuk (DUI) yang menyeret nama Sae Ron pada Mei 2022.

Soo-hyun perlahan menjauh. Meski begitu, melalui agensinya, ia membantu Sae Ron melunasi denda yang mencapai sekitar 483 ribu dolar AS. Gold Medalist konon tak pernah menagih uang itu kembali. Tapi Sae Ron sendiri dikabarkan punya niat untuk bekerja keras agar bisa mengembalikannya.

Namun begitu, situasi berubah drastis setelah kontrak Sae Ron dengan Gold Medalist berakhir. Di tahun 2024, agensi itu justru mengirimkan pemberitahuan hukum, menagih pengembalian uang denda yang jumlahnya sama, 483 ribu dolar AS.

Sae Ron pun panik. Ia berusaha menghubungi Kim Soo-hyun, tapi tak pernah mendapat jawaban. Dalam keputusasaan, ia mencoba cara lain: mengunggah foto-foto kenangan masa lalu mereka di media sosial. Saat itu, drama terbaru Soo-hyun, Queen of Tears, sedang populer. Ia berharap langkah itu bisa menarik perhatian sang mantan.

Sayangnya, upayanya justru berbalik menjadi bumerang. Alih-alih mendapat respons, agensi malah mengeluarkan pernyataan resmi yang dianggap banyak pihak "menjelek-jelekkan" nama Sae Ron.

Menurut bibi Sae Ron, tekanan karena "tidak mampu membayar utang" itulah yang akhirnya mendorong keponakannya untuk bunuh diri.

Tak lama setelah video itu viral, Gold Medalist langsung bersikap ofensif. Mereka membantah semua tuduhan, menyebutnya sebagai fitnah tak berdasar dan berniat jahat. Agensi itu juga mengkritik habis-habisan kanal Garosero Research Institute karena menyebarkan rumor, lengkap dengan ancaman tindakan hukum.

Tapi kanal YouTube itu tak gentar. Mereka justru merilis konten lanjutan yang konon berasal dari keluarga Sae Ron. Salah satu buktinya adalah pesan teks dari Sae Ron kepada Soo-hyun pada Maret 2023, di mana ia memohon diberi waktu untuk melunasi utangnya.

Yang lebih mengejutkan, ada juga foto-foto mesra mereka berdua. Foto-foto itulah yang menjadi titik krusial, karena diambil saat Sae Ron masih di bawah umur. Bukti visual ini kian menguatkan dugaan praktik child grooming.

Soo-hyun sendiri pernah mengisyaratkan hal yang dianggap aneh oleh publik. Dalam sebuah wawancara tentang rencana pernikahan, aktor itu pernah berujar, "Sepertinya rencana pernikahan saya sedikit tertunda. Saya pikir saya mungkin bisa menikah sekitar usia 41 tahun. Saya akan menikahi wanita berusia 21 tahun ketika saya berusia 41 tahun."

Pernyataan itu, di tengah kontroversi yang ada, terdengar janggal bagi banyak orang.

Akibat skandal yang meruyak ini, Kim Soo-hyun pun diterpa gelombang kecaman di media sosial. Beberapa merek dan acara televisi memutus kontrak dengannya. Dunia hiburan Korea Selatan sekali lagi diguncang kisah kelam di balik gemerlap lampu sorot.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar