Randy Pangalila Habiskan Ego Demi Totalitas di Algojo

- Jumat, 09 Januari 2026 | 12:15 WIB
Randy Pangalila Habiskan Ego Demi Totalitas di Algojo

Randy Pangalila kembali tancap gas. Kali ini, totalitasnya sebagai aktor action ia buktikan lewat Vidio Original Series berjudul "Algojo". Bagi yang sudah lama mengikuti, Randy memang punya background combat yang kuat. Tapi di proyek ini, ia benar-benar habis-habisan.

Dia memerankan Franky, karakter yang penuh intensitas dan menuntut fisik prima. Bayangkan saja, syuting adegan laga berlangsung berhari-hari. Butuh stamina ekstra, dan Randy jelas tak main-main menyiapkannya.

Memang, basic bela dirinya sudah mumpuni. Namun begitu, itu tak lantas membuat segalanya mudah. Justru, tantangan terbesarnya adalah menyesuaikan keahlian pribadi itu dengan kebutuhan cerita dan koreografi kamera. Semua harus terlihat logis dan sinematis, bukan sekadar adu kuat.

Untuk itu, persiapannya ketat. Latihan fisik intensif ia jalani jauh sebelum syuting dimulai. Mulai dari pembentukan kekuatan tubuh, teknik jatuh yang aman, hingga menghafal setiap detail koreografi pertarungan. Tak cuma itu, Randy juga harus menurunkan berat badan demi mendekati sosok karakternya. Transformasi ini ia lakukan dengan disiplin ketat, tanpa bantuan dokter gizi sekalipun.

Tapi, menurut Randy, semua latihan fisik itu masih lebih mudah ketimbang satu hal: melawan ego sendiri.

"Kalau sudah punya basic, yang paling susah itu buang ego," ujar Randy dalam kesempatan Screening dan Press Conference Series Algojo di Gandaria City, Kamis lalu.
"Saya harus buang ego agar tidak sok tahu menggunakan teknik pribadi saya," katanya menambahkan.

Intinya, ia harus menahan diri. Di sisi lain, kolaborasi dengan tim sangat ia utamakan. Randy aktif berdiskusi dengan tim stunt Piranha Stunt untuk menyempurnakan setiap adegan. Masukan dari para pemain lain juga ia dengarkan.

Meski sudah berpengalaman, syuting tetap saja berat. Lokasinya seringkali di tempat yang panas, berdebu, dan minim oksigen. Cedera ringan? Itu sudah jadi makanan sehari-hari. Tapi bagi Randy, itu semua resiko yang wajar dalam dunia action.

Ia sama sekali tak ingin setengah-setengah. Pengorbanan dan ketidaknyamanan di lokasi syuting ia terima sebagai bagian dari komitmennya tampil maksimal. Kedisiplinan dan ritme kerjanya yang tinggi bahkan dikatakan memberi pengaruh positif bagi suasana kerja di lokasi, membuat atmosfernya lebih profesional.

Pada akhirnya, "Algojo" ini lebih dari sekadar proyek. Bagi Randy, series ini adalah wadah untuk menyalurkan kembali kecintaannya pada dunia combat di ranah yang baru.

"Saya sudah lama istirahat di combat, kali ini saya bela diri tapi di dalam series," tutupnya.

Lewat peran sebagai Franky, Randy Pangalila sekali lagi menegaskan posisinya. Ia adalah aktor action yang serius, dengan totalitas tanpa kompromi sebagai ciri khasnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar