George Clooney Pamit dari Adegan Ciuman, Ingin Fokus ke Hal Lain
George Clooney sudah memutuskan. Terang-terangan, aktor berusia 64 tahun itu bilang dia tak lagi mau ambil adegan ciuman di film. Babak sebagai "pria idaman" di layar lebar, katanya, sudah waktunya ditutup.
Keputusan ini bukan datang tiba-tiba. Clooney mengaku sudah diskusi panjang dengan istrinya, Amal. Menurutnya, semakin tua, seseorang harus sadar batas. Termasuk soal memilih peran romantis yang cocok dengan fase hidupnya sekarang.
“Saya telah mencoba menempuh jalur yang dilakukan Paul Newman, 'Oke, baiklah, saya tidak akan mencium seorang wanita lagi,'” ujar Clooney.
Dia lalu bercerita tentang percakapannya dengan Amal. “Ketika saya berusia 60 tahun, saya berbicara dengan istri saya. Saya berkata, 'Dengar, saya masih bisa bermain basket dengan anak-anak. Saya bermain dengan pria berusia 25 tahun... Tapi dalam 25 tahun, saya berusia 85 tahun. Tidak peduli berapa banyak granola bar yang kamu makan, itu adalah angka yang nyata.'”
Jelas sekali, kesadaran akan usia membuatnya lebih selektif. Dia ingin menikmati kebebasan memilih proyek yang benar-benar relevan, bukan sekadar jadi pemanis di film cinta.
Sebelum keputusan final ini, rupanya ada cerita lucu di balik layar. Saat syuting "Ticket to Paradise" – yang disebut-sebut sebagai film romantis terakhirnya – Clooney dan Julia Roberts butuh 80 kali take untuk satu adegan ciuman. Yang bikin geli, 79 di antaranya gagal karena mereka berdua tak bisa berhenti tertawa.
Di sisi lain, perjalanan Clooney di Hollywood tentu tak selalu mulus. Ada satu kenangan pahit yang sampai sekarang masih melekat.
Momen itu terjadi saat dia audisi untuk film horor klasik "Bram Stoker's Dracula" (1992) yang disutradarai Francis Ford Coppola. Clooney baru-baru ini bercerita soal ini di pemutaran perdana film terbarunya di Los Angeles.
“Saya memiliki audisi yang mengerikan untuk dan ini akan membuat Anda tertawa Francis Ford Coppola,” kenangnya.
Waktu itu, Clooney merasa performanya bagus. “Saya pikir saya sangat bagus dalam audisi itu,” sambungnya.
Tapi harapan itu langsung pupus. Tak lama setelah audisi, agennya memberi kabar yang tak terduga.
“Saya menelepon agen saya dan saya berkata, 'Bagaimana hasilnya?' Dan mereka berkata mereka baru saja mendapat pesan dari Francis Ford Coppola, dan dia mengira saya sedang mabuk. Padahal tidak, tapi itu menyakitkan. Itu menyakitkan,” ungkap Clooney sambil tertawa getir.
Kini, setelah puluhan tahun dan segudang pengalaman, Clooney tampaknya sudah menemukan jalannya sendiri. Dia tak lagi berusaha jadi heartthrob. Pilihannya sekarang adalah peran yang lebih reflektif, yang mencerminkan usia, kedewasaan, dan prioritas hidupnya saat ini. Babak baru yang, baginya, jauh lebih berarti.
Artikel Terkait
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Ahmad Dhani Sahabat dan Kader Gerindra