Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, Rossa tak bisa menahan decak kagumnya. Objek kekagumannya adalah Vidi Aldiano, sahabatnya yang sedang berjuang melawan kanker. Bagi Rossa, cara Vidi memandang ujian hidup ini sungguh luar biasa.
Ibu satu anak ini meyakini Vidi punya mental baja. Bagaimana tidak? Ketika banyak orang mungkin mengutuk penyakitnya, Vidi justru menyebutnya sebagai "anugerah". Rossa, mendengar itu, hanya bisa mengangguk haru.
"Masyaallah, iya betul banget. Betul,"
ucap Rossa, ditemui di kawasan Sarinah, Senin lalu.
Bagi penyanyi "Pudar" ini, Vidi adalah salah satu sahabat terhebat yang dimilikinya. Tapi yang bikin Rossa terpukau bukan cuma semangat juangnya. Melainkan respons Vidi terhadap rasa sakit itu sendiri. Dia selalu hadapi semuanya dengan senyuman. Selalu mencari sisi terang dari setiap kejadian.
"Buat aku, itu adalah salah satu sahabat aku yang paling hebat," ungkapnya.
Memang, kabarnya Vidi sedang vakum dari panggung untuk fokus pulih. Tapi Rossa membocorkan sedikit rahasia: kreativitas sahabatnya itu tak pernah padam.
"Meskipun dia lagi vakum, tapi otaknya kerja terus. Ada aja ide-idenya," kata Rossa, tersenyum. "Mungkin dia lagi bikin lagu justru sekarang ya."
Nah, untuk urusan pertemanan, Rossa pun menyesuaikan gaya. Dulu mereka mungkin sering keluar, sekarang Rossa lebih memilih datang ke rumah Vidi atau sekadar makan di tempat yang nyaman. Tujuannya sederhana: agar kondisi fisik Vidi tidak terlalu terkuras.
"Fisiknya enggak terlalu terforsir gitu," jelas Rossa. "Tapi (Vidi) tetap ceria, lucu juga, tetap begitu aja. (Sakit) tidak mengubah dia."
Perjuangan Vidi Aldiano melawan kanker ginjal sudah memasuki tahun keenam. Dan di momen peringatan itu, dia menyampaikan pesan yang dalam.
Bukan keluh kesah yang dia tulis. Justru sebaliknya. Di unggahan Instagram pribadinya, penyanyi "Nuansa Bening" itu menyebut penyakitnya sebagai "hadiah" dari Tuhan.
"Hari ini tepat 6 tahun saya berkenalan dengan hadiah Tuhan berupa Kanker," tulis Vidi.
Menurutnya, perjalanan ini mengubah segalanya. Prioritas hidupnya berubah. Pola pikirnya bergeser. Dia belajar melihat dunia dengan cara baru, mensyukuri hal-hal kecil yang dulu luput dari perhatian.
"Banyak prioritas berubah. Mindset shifted. Dan cara aku melihat dunia, bersyukur akan hal-hal yang sebelumnya gak pernah disadari," paparnya.
Unggahan itu ditutup dengan kalimat yang menusuk: "Terima kasih Kanker, karena kamu, aku belajar banyak selama 6 tahun terakhir. Arti kesabaran, arti berserah, arti ikhlas."
Sebuah pelajaran hidup yang mahal, datang dari tempat yang tak terduga.
Artikel Terkait
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Ahmad Dhani Sahabat dan Kader Gerindra