Maaf, Ibu: Pesan Terakhir Assyifa Sebelum Gugur di Gedung Terbakar

- Rabu, 10 Desember 2025 | 21:20 WIB
Maaf, Ibu: Pesan Terakhir Assyifa Sebelum Gugur di Gedung Terbakar

Pesan Terakhir dari Balik Kobaran Api

Suara itu masih terngiang. Sebelum nyawanya melayang dalam insiden mengerikan di gedung Terra Drone, Cempaka Baru, Assyifa Mulandar sempat menghubungi orang yang paling ia sayangi. Perempuan 25 tahun itu menelepon ibunya. Bukan untuk minta tolong, melainkan untuk meminta maaf.

“Pada saat kebakaran itu Assyifa sempat menelepon ibunya dan keluarganya untuk meminta maaf selama hidupnya,”

Kata-kata itu diungkapkan oleh Titi, tantenya, saat ditemui di rumah duka di Perumahan Pondok Ungu Permai, Bekasi, Rabu (10/12) lalu. Suasana di tempat itu tentu saja pilu.

Namun, permintaan maaf bukan satu-satunya hal yang disampaikan Assyifa. Ada satu pesan mendesak lainnya, sebuah permintaan yang membuat hati keluarga semakin tercabik. Ia meminta agar keluarganya datang. Segera.

“Dia minta didatangi keluarganya ke TKP,” tegas Titi.

Mendengar itu, kakak Assyifa langsung bergegas. Dia meluncur ke lokasi kejadian dengan harapan yang mungkin sudah mulai pudar. Sayangnya, takdir berkata lain. Semua sudah terlambat.

“Kakaknya sempat datang, tapi Tuhan berkehendak lain. Assyifa sudah tidak ada saat kakaknya datang,” imbuhnya, mencoba menahan sedih.

Sampai sekarang, jenazah Assyifa masih berada di RS Polri. Awalnya, pihak rumah sakit meminta keluarga pulang dulu, berjanji jenazah akan diserahkan keesokan harinya. Tapi janji itu sepertinya belum juga terwujud.

Hingga Rabu sore itu, belum ada kabar pasti kapan pemulangan jenazah dilakukan. Keluarga punya harapan sederhana: prosesnya bisa dipercepat. Banyak anggota keluarga yang sudah mengambil cuti untuk berkumpul dan menunggu di rumah duka. Beban itu terasa berat.

“Kita bersabar menunggu, tapi harapan kita pihak terkait bisa cepat untuk mengembalikan jenazah agar bisa segera dimakamkan,” ucap Titi lagi.

Penantian yang terasa sangat panjang.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler