Komeng Bawa Tawa ke Pengungsian, Cairkan Suasana Korban Banjir Sumbar

- Rabu, 10 Desember 2025 | 18:10 WIB
Komeng Bawa Tawa ke Pengungsian, Cairkan Suasana Korban Banjir Sumbar

Tawa di Tengah Duka: Komeng Hibur Pengungsi Korban Banjir Sumatra

Suasana di posko pengungsian di Tabiang Banda Gadang, Padang, mendadak riuh. Bukan karena hal lain, melainkan kedatangan seorang pelawak yang juga anggota DPD, Komeng. Ia muncul di lokasi pada Sabtu lalu, menghampiri warga yang terdampak banjir bandang. Kehadirannya langsung mengubah atmosfer tempat itu.

Dari video yang beredar, terlihat Komeng tak cuma sekadar bersalaman. Ia benar-benar meluangkan waktu, mengobrol, dan tentu saja, melontarkan canda untuk mencairkan suasana. Energi positifnya seolah menular ke para pengungsi, baik dewasa maupun anak-anak.

Menurut keterangan Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatra Barat, kunjungan itu memang bertujuan untuk silaturahmi dan menghibur.

“Pada hari Sabtu 06/12, Komeng beserta rombongan dari PMI Provinsi Sumatera Barat bertolak ke Kabupaten Agam untuk melakukan kunjungan ke Posko Pengungsian yang berada di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan,” tulis PMI Sumbar.
“Kedatangan artis ternama sekaligus relawan PMI DKI Jakarta tersebut bertujuan untuk melakukan silaturahmi dan menghibur masyarakat di pengungsian,” lanjut pernyataan itu.

Tak cuma berkeliling, Komeng juga menyempatkan diri menengok dapur umum. Ia bahkan ikut melihat dari dekat proses ibu-ibu setempat membuat sambalado. Hal-hal sederhana seperti ini justru yang membuat interaksinya terasa hangat dan spontan, jauh dari kesan sekadar pencitraan.

Aksi pria bernama asli Alfiansyah Bustami ini pun ramai dapat pujian warganet.

“Bang Komeng rela jadi Badut buat bocah2 pengungsian. Salut Bang Komeng,” tulis salah satu akun.
“Ini salah satu recovery pasca bencana, melakukan healing trauma bagi anak anak dan warga sekitar. Selain menyalurkan bantuan, healing trauma salah satu aspek yg penting dalam recovery,” komentar yang lain.

Di sisi lain, bencana yang melanda daerah itu memang belum benar-benar usai. Pemerintah Provinsi Sumatra Barat baru saja memperpanjang masa tanggap darurat banjir bandang selama 14 hari. Awalnya berakhir Senin (8/12), kini diperpanjang hingga 22 Desember mendatang.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, punya alasan jelas soal perpanjangan ini.

“Pencarian masih berlangsung, pendataan korban dan kerusakan juga masih berjalan. Karena itu masa tanggap darurat kita perpanjang agar penanganan bisa dilakukan lebih maksimal,” jelasnya.

Jadi, di tengah upaya pemerintah dan relawan menangani dampak fisik bencana, kehadiran seorang Komeng dengan tawanya memberikan penyegaran tersendiri. Sebuah pengingat bahwa di situasi terberat sekalipun, semangat dan senyuman tetap punya tempat untuk pulihkan jiwa.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler