Richa Novisha Ungkap Kondisi Kritis Gary Iskak Sebelum Kecelakaan

- Selasa, 09 Desember 2025 | 12:10 WIB
Richa Novisha Ungkap Kondisi Kritis Gary Iskak Sebelum Kecelakaan

Richa Novisha Buka Suara: Kondisi Gary Iskak Sebelum Kecelakaan Mematikan

Untuk pertama kalinya, Richa Novisha berbicara tentang kondisi kesehatan mendiang suaminya, Gary Iskak, di tahun 2025 sebelum akhirnya tutup usia pada 29 November lalu. Pengakuannya ini mengungkap fakta yang selama ini belum banyak diketahui publik.

Ternyata, awal tahun ini kondisi Gary sudah tidak baik-baik saja. Aktor senior itu sempat harus dirawat di rumah sakit karena masalah serius pada lambungnya. Bahkan, ia mengalami pendarahan esofagus yang cukup mengkhawatirkan.

Richa menceritakan detailnya dalam sebuah wawancara.

"Lambungnya sudah sakit akut. Lalu ada varises di esofagus, di tenggorokan itu. Sudah dipasang banyak ring," ungkapnya di channel YouTube Denny Sumargo.

"Saat itu pembuluh darahnya sudah pecah. Kejadiannya sebelum lebaran, jadi dia harus masuk rumah sakit," lanjut Richa.

Dokter yang menanganinya pun sudah memberikan peringatan keras. Gary diminta benar-benar menjaga diri agar pendarahan tidak terulang.

"Sudah di-warning sama dokternya, 'Bapak jangan sampai pecah lagi, ya. Kalau sampai pecah, bahaya. Tolong dijaga'," kata Richa menirukan.

Namun begitu, nasib berkata lain. Kecelakaan maut di akhir November itu menghantam tubuh Gary dengan benturan yang sangat keras. Menurut Richa, benturan itulah yang memicu pendarahan luar biasa dan memperburuk keadaannya dengan cepat.

"Nah, pas kejadian kecelakaan kemarin, mungkin karena benturannya terlalu keras, akhirnya pecah lagi," ujarnya dengan nada berat.

Gary Iskak menghembuskan napas terakhirnya di RSPPN Dr. Suyoto, Bintaro. Ironisnya, saat itu keluarga justru sedang berupaya memindahkannya ke fasilitas kesehatan lain.

Rumah sakit tersebut dinilai tidak memiliki dokter spesialis gastroenterologi yang dibutuhkan untuk menangani kasus Gary yang berkaitan dengan sistem pencernaan. Kekurangan ini membuat keluarga kalang kabut.

"Dokter bilang harus ada dokter gastro, tapi di sana tidak ada. Kami lagi riweuh ngurusin mau pindahin dia karena itu kan berhubungan sama lambung," tutur Richa menjelaskan situasi kritis saat itu.

Sayangnya, waktu tidak berpihak. "Pada saat kami lagi repot cari-cari rumah sakit, akhirnya... mungkin Allah lebih sayang," pungkasnya, mengakhiri cerita dengan sepenggal rasa ikhlas di tengah duka.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler