Azizah Salsha Beri Penjelasan, Usai Penampilannya Saat Melayat Ayah Arhan Dikritik
Keluarga besar sepak bola Indonesia sedang berduka. Pratama Arhan, bek andalan Timnas, baru saja kehilangan ayahnya. Suasana duka tentu saja menyelimuti.
Namun begitu, perhatian publik tiba-tiba teralihkan. Bukan pada duka yang mendalam, melainkan pada sosok yang datang melayat: Azizah Salsha, mantan istri Arhan. Dia datang bersama ibu dan adiknya. Tapi, niat baiknya justru berbalas hujatan di media sosial.
Masalahnya? Penampilannya. Saat tiba di rumah duka, Azizah terlihat hanya memakai jaket biru dan celana jeans, tanpa kerudung. Bagi sebagian warganet, itu terlihat kurang sopan. Mereka merasa Azizah tak bisa membedakan antara acara santai dan melayat ke rumah mantan mertua.
“Gada dewasa dewasanya nurul ini ya gabisa menemapatkan diri. minimal bgtt klo gamau krudungan jangan pke jeans dan baju kek mo maen gitu yampunnn,” tulis salah satu akun.
“Datang ga pke kerudung??? Anak umi, emang beda y,” sindir yang lain.
Komentar pedas terus berdatangan. Seolah, niat untuk turut berduka tenggelam oleh penilaian atas pakaian yang dikenakan.
Tak tinggal diam, Azizah pun akhirnya angkat bicara. Melalui Instagram Stories-nya, dia memberikan klarifikasi. Rupanya, ada alasan di balik penampilannya saat itu.
Dia mengaku baru mendapat kabar duka itu tepat setelah pesawatnya mendarat di Blora. Dalam kondisi terburu-buru dan ingin segera menyampaikan belasungkawa, dia langsung menuju rumah duka. Tak sempat lagi ganti baju.
“Aku mau meluruskan sedikit. Awalnya aku berniat menjenguk, tapi pas aku landing aku baru mendapat kabar duka. Jadi aku langsung dateng pake baju yang aku pake dari airport,” begitu penjelasannya, yang kemudian diunggah ulang oleh sebuah akun fanbase.
Di sisi lain, Azizah juga menegaskan niat hatinya. Dia sama sekali tidak bermaksud tidak menghormati almarhum atau keluarga Arhan.
“Sama sekali nggak ada maksud kurang menghormati almarhum maupun keluarga, yuk kita sama-sama bisa lebih fokus dan wise untuk doakan almarhum,” pungkasnya.
Jadi, begitulah. Di balik sorotan dan komentar pedas, ada cerita tentang seseorang yang bergegas menyampaikan dukacita, meski dengan pakaian yang mungkin dianggap kurang tepat oleh banyak mata. Sekarang, pilihan ada pada kita: terus mengkritik penampilan, atau ikut mendoakan yang telah pergi.
Artikel Terkait
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Ahmad Dhani Sahabat dan Kader Gerindra