Raffi Ahmad Tepati Janji, Tawarkan Rumah untuk Fahmi Bo dan Keluarga

- Jumat, 05 Desember 2025 | 15:45 WIB
Raffi Ahmad Tepati Janji, Tawarkan Rumah untuk Fahmi Bo dan Keluarga

Raffi Ahmad ternyata benar-benar serius dengan ucapannya. Janji untuk memberi kado pernikahan kepada Fahmi Bo dan Nita, yang sempat diucapkan lewat sambungan telepon, akhirnya ditepati. Dan hadiahnya? Bukan barang sembarangan.

Ingat pernikahan sederhana Fahmi Bo dengan mantan istrinya, Nita, beberapa waktu lalu? Akadnya digelar di kamar kos sempit tempat Fahmi tinggal selama masa sakitnya. Saat itu, tak banyak yang hadir. Hanya penghulu dan beberapa awak media. Raffi Ahmad pun, yang selama ini jadi tulang punggung pemulihan Fahmi, absen karena sedang di luar kota. Kehadirannya cuma lewat layar ponsel karyawannya. Tapi dari situlah janji itu lahir.

Momen akad nikah Fahmi Bo dan Nita di kamar kosnya.

Beberapa pekan berselang, Raffi menyambangi kamar kos itu lagi. Kali ini ia datang sendiri, ditemani karyawannya. Niatnya satu: menyerahkan kado.

“A Raffi hari Rabu datang, ada dua opsi (hadiah),” cerita Fahmi Bo saat jadi bintang tamu di acara Pagi Pagi Ambyar TransTV, Jumat (5/12/2025).

“Mau kasih kado nikah,” ucap Raffi begitu tiba.

Nita, istri Fahmi, spontan menolak. Baginya, bantuan pengobatan yang sudah diberikan Raffi selama ini lebih dari cukup. “Nggak usah repot-repot A, ini aja pengobatan udah Alhamdulillah,” kata Nita.

Tapi Raffi bersikeras. Niat baiknya tak bisa diganggu gugat.

“Kasih kado ini aja, kita pindah aja ke kontrakan baru biar bisa kumpul sama anak-anak,” ujarnya. “Yang penting dekat sama keluarga, bisa mulai lagi semuanya. Semangat baru lagi.”

Alasannya jelas. Selama ini, Fahmi tinggal di kamar sempit yang mustahil menampung kedua anaknya. Setelah rujuk dengan Nita, mereka pun terpaksa hidup terpisah. Nita harus mondar-mandir antara kamar kos suami dan rumah kontrakan lamanya tempat anak-anak tinggal.

“Dikontrakkan rumah bukan yang petakan, cari rumah yang sewanya selama 2 tahun,” Fahmi menirukan ucapan Raffi.

Namun, ide itu rupanya berkembang di benak Raffi. Tak cuma sewa, ia malah menawarkan opsi lebih besar: membelikan sebuah rumah. Rumah milik karyawannya sendiri di Citayam yang sedang dijual.

“Opsi kedua bayarin rumah salah satu karyawannya A Raffi di Citayam, iya dibeliin rumah,” kata Fahmi Bo, suaranya mulai tercekat.

Ia dan Nita sama-sama berkaca-kaca mendengar tawaran itu. Raffi pun tak memaksa. Ia memberi waktu untuk dipikirkan matang-matang.

“Pikirin deh, karena Haikal kemarin yang nolongin, mau kita beli rumahnya dia buat lu. Atau gue kontrakin cari rumah yang dekat. Coba pikirin,” pesan Raffi kepada mereka.

Fahmi mengaku tak sanggup berkata-kata. Di atas kursi rodanya, ia hanya bisa menangis haru. Semua pertolongan yang datang, ia yakini sebagai berkah.

“Pertolongan Allah lewat tangan A Raffi,” ujarnya terbata-bata.

“Tadinya aku yang cuma bisa terdiam di kamar natap langit-langit, sampai bisa terduduk di sini sekarang, aku Alhamdulillah banget.”

Ia pun mengakhiri dengan doa. “Aku mendoakan agar A Raffi dan keluarga besarnya dikasih kesehatan, semua karyawan, kru, teman-teman A Raffi yang bantuin aku diberi kesehatan.”

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler