Deretan Saham Top Loser Pekan 3-7 November 2025: BABY Anjlok 38%
Pasar saham Indonesia mencatatkan sejumlah saham yang mengalami tekanan jual berat selama pekan perdagangan 3 hingga 7 November 2025. Meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara keseluruhan menguat, beberapa emiten justru tercatat sebagai saham top loser dengan penurunan yang signifikan.
Saham dengan Penurunan Terdalam Pekan Ini
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Multitrend Indo Tbk (BABY) memimpin daftar saham yang merosot dengan penurunan fantastis sebesar 38,32 persen. Harga saham BABY terkoreksi dari level Rp535 menjadi Rp330 per saham.
Berikut adalah daftar lengkap 10 saham top loser yang mengalami koreksi tajam sepanjang pekan tersebut:
Artikel Terkait
MCOL Gelontorkan Rp265 Juta untuk Eksplorasi Batu Bara di Kuartal I-2026
Triniti Land Group Akan Akuisisi Mayoritas Saham Prime Land untuk Perkuat Bisnis Hospitality
Sido Muncul Bagikan Dividen Rp1,09 Triliun untuk Tahun Buku 2025
IHSG Menguat Tipis, PEGE dan HDFA Melonjak di Atas 34%