Pindad Diajak Garap Tabung CNG 3 Kg, Uji Coba Masih Berlangsung di China

- Selasa, 21 Juli 2026 | 19:36 WIB
Pindad Diajak Garap Tabung CNG 3 Kg, Uji Coba Masih Berlangsung di China

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa proyek tabung compressed natural gas (CNG) 3 kilogram (kg) Merah Putih akan melibatkan PT Pindad (Persero). Rencana kerja sama itu disampaikan Bahlil dalam acara Global Hydrogen Ecosystem 2026 di Jakarta, Selasa (21/7).

Bahlil mengatakan, uji coba tabung CNG 3 kg saat ini masih dilakukan di China. Setelah tahap itu rampung, pemerintah akan menunjuk BUMN sektor industri pertahanan dan keamanan tersebut untuk pengembangan lebih lanjut.

"Uji coba belum selesai ya, masih dilakukan uji coba di China, habis itu kita melakukan kerja sama dengan perusahaan BUMN yang ada di sini, kita akan melakukan dengan Pindad," ujar Bahlil.

Dirjen Migas Laode Sulaeman menambahkan, uji coba tabung CNG Merah Putih ditargetkan selesai pada akhir Juli 2026. Sampelnya nanti akan dikirim ke Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi Lemigas. "Lalu kita akan rencanakan juga bagaimana nanti mulai diperkenalkan pada masyarakat," ucapnya.

Laode menyebut uji coba pertama kali rencananya dilakukan di kota-kota besar. Namun, ia belum bisa merinci skema pemasaran dan produksi tabung CNG yang akan mensubstitusi LPG subsidi. "Yang penting sekarang adalah satu safety-nya, yang kedua adalah mekanisme bagaimana menyiapkan ini ke masyarakat. Ini masih kita bahas skemanya seperti apa. Tapi uji cobanya bulan depan," tandas Laode.

Sebelumnya, PT Pindad telah menandatangani perjanjian riset dan pengembangan bersama strategis dengan PT Pertamina pada 6 Januari 2026. Kerja sama itu diteken Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa dan Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri. Ruang lingkup perjanjian mencakup kajian teknis dan desain, standardisasi dan regulasi, serta ekonomi dan pasar terkait natural gas.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags