Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Kamis (16/7/2026). Sehari sebelumnya, indeks ditutup menguat tipis 0,04 persen ke level 6.041, meskipun masih diwarnai tekanan jual dengan volume yang mengecil.
Analis MNC Sekuritas dalam risetnya menyebutkan bahwa saat ini IHSG berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iv] dalam pola triangle. "Dengan demikian, IHSG berpeluang menguat menguji area 6.137 hingga 6.254," tulis riset tersebut. Adapun area koreksi terdekat diperkirakan berada di rentang 5.974-6.020.
IHSG diproyeksikan memiliki level support di 5.839 dan 5.607, serta resistance di 6.286 dan 6.599.
Berikut adalah empat saham yang menarik untuk dicermati berdasarkan analisis teknikal:
Rekomendasi Saham
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Buy if Break
Saham BBRI menguat 1,07 persen ke Rp2.830. Meski masih didominasi tekanan jual, pergerakannya mampu bertahan di atas MA20. Posisi saham ini diperkirakan berada di awal wave [c] dari wave 4. Level buy if break ditetapkan di Rp2.890, dengan target harga Rp2.990 dan Rp3.120, serta stoploss di bawah Rp2.730.
PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) - Trading Buy
Saham BULL terkoreksi 1,62 persen ke Rp364, disertai munculnya tekanan jual. Pergerakannya belum mampu menembus MA200. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [C] dari wave {B}. Rekomendasi trading buy di rentang Rp334-Rp352, target harga Rp404 dan Rp472, serta stoploss di bawah Rp326.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Buy on Weakness
Saham BUMI terkoreksi 0,67 persen ke Rp148, namun koreksinya masih bertahan di atas MA20. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave C dari wave (A). Buy on weakness direkomendasikan di rentang Rp140-Rp146, dengan target harga Rp162 dan Rp180, serta stoploss di bawah Rp136.
PT Timah (Persero) Tbk (TINS) - Buy on Weakness
Saham TINS menguat 0,57 persen ke Rp3.500, masih didominasi volume pembelian meski cenderung mengecil. Pergerakannya bertahan di atas MA20. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C). Buy on weakness di rentang Rp3.390-Rp3.470, target harga Rp3.650 dan Rp3.900, serta stoploss di bawah Rp3.260.
Artikel Terkait
IHSG Ditutup Menguat Tipis ke 6.041, Mayoritas Sektor Hijau
IHSG Anjlok 7,9 Persen pada Juni 2026, Ini 20 Saham Top Loser
IHSG Menguat ke 6.067 pada Sesi I, Didorong Sektor Properti dan Bahan Baku
IHSG Ditutup Hijau di Sesi I, Rupiah Ikut Menguat