Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Justru Anjlok

- Jumat, 26 Juni 2026 | 09:18 WIB
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Justru Anjlok

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tidak bergerak pada perdagangan Jumat (26/6). Berdasarkan informasi yang tertera di situs Logam Mulia, harga emas Antam hari ini bertahan di angka Rp 2.655.000 per gram. Namun, di sisi lain, harga jual kembali atau buyback justru mengalami penurunan signifikan dan berada di posisi Rp 2.340.000 per gram.

Perbedaan antara harga jual dan harga buyback ini perlu dicermati oleh konsumen. Saat membeli emas batangan, konsumen akhir dibebaskan dari kewajiban membayar Pajak Penghasilan (PPh) sesuai dengan ketentuan dalam PMK Nomor 48 Tahun 2023. Meski demikian, pengusaha emas tetap wajib memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen dari harga jual. Angka ini merupakan penurunan dari tarif sebelumnya yang mencapai 0,45 persen.

Harga yang dirilis tersebut berlaku di Butik Emas Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta. Pihak Antam mengingatkan bahwa harga di gerai penjualan lain bisa berbeda. Berikut rincian lengkap harga emas batangan Antam untuk berbagai ukuran:

1 gram: Rp 2.655.000
2 gram: Rp 5.250.000
3 gram: Rp 7.850.000
5 gram: Rp 13.050.000
10 gram: Rp 26.045.000
25 gram: Rp 64.987.000
50 gram: Rp 129.895.000
100 gram: Rp 259.712.000
250 gram: Rp 649.015.000
500 gram: Rp 1.297.820.000
1.000 gram: Rp 2.595.600.000

Selain Antam, harga emas produksi Galeri24 juga terpantau pada hari yang sama. Di situs resminya, harga emas Galeri24 turun ke level Rp 2.612.000 per gram. Sementara itu, harga buyback-nya tercatat di angka Rp 2.450.000 per gram.

Berikut rincian harga emas Galeri24 untuk hari ini:

1 gram: Rp 2.612.000
2 gram: Rp 5.161.000
5 gram: Rp 12.802.000
10 gram: Rp 25.550.000
25 gram: Rp 63.531.000
50 gram: Rp 126.961.000
100 gram: Rp 253.796.000
250 gram: Rp 632.930.000
500 gram: Rp 1.265.859.000
1.000 gram: Rp 2.531.718.000

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.