Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Jumat (19/6/2026). Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga emas Antam turun sebesar Rp30.000 menjadi Rp2.673.000 per gram. Penurunan ini juga diikuti oleh harga buyback, yakni nilai yang diterima pemilik ketika menjual kembali emas batangan tersebut, yang terkoreksi Rp67.000 ke level Rp2.408.000 per gram.
Harga tersebut berlaku untuk pengambilan di Butik Emas Logam Mulia (BELM) Setiabudi One, Jakarta. Dalam pantauan di laman resmi, sejumlah varian pecahan emas untuk saat ini masih belum tersedia. Sementara itu, transaksi pembelian emas batangan tidak dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2022. Dengan demikian, nilai PPN tidak diperhitungkan dalam total pembayaran.
Di sisi lain, pembelian emas Antam tetap dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2023. Tarif yang berlaku adalah sebesar 0,25 persen, dan PT Antam Tbk selaku penjual akan menerbitkan bukti potong pajak bagi pembeli.
Berikut rincian harga emas Antam untuk berbagai pecahan ukuran pada hari ini: emas 0,5 gram dibanderol Rp1.386.500; emas 1 gram Rp2.673.000; emas 2 gram Rp5.296.000; emas 3 gram Rp7.926.000; dan emas 5 gram Rp13.180.000. Untuk pecahan yang lebih besar, emas 10 gram dijual seharga Rp26.280.000; emas 25 gram Rp65.535.000; emas 50 gram Rp130.905.000; serta emas 100 gram mencapai Rp261.660.000. Adapun untuk ukuran investasi besar, emas 250 gram dibanderol Rp653.840.000; emas 500 gram Rp1.307.400.000; dan emas 1.000 gram atau satu kilogram senilai Rp2.613.600.000.
Artikel Terkait
MPIX Akuisisi 60% Saham Mobile Coin Asia Senilai Rp28,7 Miliar untuk Masuk Bisnis Jasa Pembayaran
Bluebird Bagikan Dividen Rp415,3 Miliar, Rasio Pembayaran Naik ke 65,3 Persen
ASSA Tebar Dividen Rp184,6 Miliar, Optimistis Jaga Pertumbuhan Lewat Efisiensi
Stabilisasi Rupiah Jadi Kunci Pemulihan IHSG, DBS Revisi Target Akhir 2026 ke 8.000