Bursa Efek Indonesia kembali menggerakkan tiga saham yang sempat dibekukan. Pada Senin (15/12/2025) pagi, suspensi atas perdagangan saham BNBR, CANI, dan LUCY resmi dibuka kembali. Ketiganya langsung masuk ke dalam papan pemantauan khusus.
Menurut pengumuman resmi BEI, perdagangan ketiga saham itu dimulai lagi di sesi pertama hari ini. Namun begitu, ada skema khusus yang berlaku: full-call auction atau FCA. Skema ini diterapkan karena ketiga emiten tersebut disuspensi lebih dari satu hari bursa berturut-turut. Jadi, perdagangannya tak langsung normal seperti saham-saham lain.
Reaksi pasar? Cukup ekstrem. Begitu suspensi dibuka, ketiga saham itu langsung melesat dan terkena auto reject atas (ARA).
BNBR dan CANI sama-sama naik 9,43 persen, masing-masing mentok di harga Rp116 per lembar. Sementara itu, LUCY lebih gila lagi, menguat 9,48 persen ke level Rp254.
Kalau kita lihat pergerakan bulanannya, kenaikan mereka memang fantastis. BNBR dan CANI sudah melambung 157,78 persen dalam sebulan terakhir. LUCY tak kalah, meski angkanya sedikit di bawah, yakni 133,03 persen.
Di sisi lain, notasi khusus juga masih melekat pada ketiganya. LUCY dan BNBR mendapat tanda "X", yang menandakan saham terkunci lebih dari satu hari perdagangan. CANI bahkan dapat dua notasi sekaligus: "E" dan "X". Artinya, perusahaan ini punya ekuitas negatif dan juga dikunci perdagangannya.
Jadi, meski suspensi sudah dibuka, perjalanan ketiga saham ini di pasar modal masih penuh dengan tanda-tanda khusus. Investor tampaknya perlu ekstra hati-hati.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020