IHSG Tergelincir ke Zona Merah, LQ45 Justra Angkat Bicara

- Kamis, 11 Desember 2025 | 12:12 WIB
IHSG Tergelincir ke Zona Merah, LQ45 Justra Angkat Bicara

Pasar saham Indonesia hari ini, Kamis (11/12), ditutup dengan sentimen yang cukup beragam. IHSG sendiri justru berakhir di zona merah, tergelincir 27,209 poin atau sekitar 0,31 persen ke level 8.673,715.

Namun begitu, tidak semua berita buruk. Indeks LQ45 malah menunjukkan performa berbeda, naik tipis 5,169 poin (0,60 persen) ke posisi 851,789. Kalau dilihat dari pergerakan saham secara keseluruhan, ada 229 yang menguat, sementara 425 lainnya melemah. Sisanya, 145 saham, cenderung datar-datar saja.

Transaksi di bursa terbilang cukup aktif hari ini. Frekuensinya mencapai lebih dari 2 juta kali, dengan volume perdagangan yang menembus angka 40,4 miliar saham. Nilainya? Tak main-main, sekitar Rp 19,74 triliun berpindah tangan.

Nah, siapa saja yang jadi 'penahan' indeks atau top losers siang ini? Beberapa nama tercatat mengalami penurunan cukup signifikan.

Harapan Duta Pertiwi (HOPE) anjlok 30 poin ke 172. Perintis Triniti Properti (TRIN) juga terpuruk, turun 200 poin ke 1.160.

Tak ketinggalan, Dharma Satya Nusantara (DSNG) ikut merosot 170 poin, Lotte Chemical Titan (FPNI) melemah 120 poin, dan Global Sukses Digital (DOSS) turun 22 poin.

Di sisi lain, ada sedikit angin segar dari nilai tukar rupiah. Mengutip data Bloomberg, siang ini rupiah justru menguat tipis 12 poin terhadap dolar AS, bertahan di level Rp 16.676.

Bagaimana dengan kondisi regional? Bursa Asia siang ini tampak berwarna-warni, tidak seragam.

Indeks Nikkei 225 di Jepang, misalnya, turun cukup dalam hampir 0,9 persen. Sementara itu, pasar China yang diwakili SSE Composite juga ikut melemah.

Tapi ada juga yang hijau. Hang Seng di Hong Kong dan Straits Times di Singapura sama-sama mencatatkan kenaikan, meski tipis. Jadi, sentimen di kawasan Asia memang lagi campur aduk, dan IHSG hari ini sepertinya ikut terbawa arus yang kurang bersahabat.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler