IHSG lagi-lagi bikin sejarah. Indeks Harga Saham Gabungan mencatatkan rekor tertinggi baru alias all time high pada penutupan perdagangan Kamis (4/12/2025) sore tadi. Angkanya? Menguat 0,33 persen ke level 8.640.
Perjalanan hari ini cukup menarik. Sejak bel dibuka pagi, indeks sudah langsung berada di zona hijau, bahkan sempat menyentuh puncak harian di 8.650. Meski begitu, ada juga momen koreksi singkat ke level 8.606 sebelum akhirnya menguat lagi dan menutup di posisi yang kita lihat sekarang.
Pergerakannya didukung oleh transaksi yang cukup sibuk. Volume perdagangan mencapai 50,5 miliar saham dengan nilai transaksi Rp21,1 triliun. Frekuensinya pun tinggi, lebih dari 2,7 juta kali. Kalau dilihat dari jumlah saham yang bergerak, sentimen positif masih mendominasi: 378 saham naik, meski diikuti oleh 319 saham yang melemah. Ada juga 259 saham yang cenderung datar, tak banyak berubah.
Dari sisi sektor, performanya beragam. Sektor industri jadi primadona dengan kenaikan fantastis 4,78 persen. Infrastruktur juga tak kalah perkasa, naik 1,84 persen. Di sisi lain, sektor bahan baku dan keuangan justru terlihat lesu, masing-masing terkoreksi 0,66 persen dan 0,37 persen. Sektor-sektor lain seperti energi, teknologi, dan kesehatan mencatatkan kenaikan, walau tipis-tipis.
Nah, soal saham individu, ada beberapa nama yang melesat tajam hari ini.
Indopoly Swakarsa Industry (IPOL) memimpin papan atas dengan kenaikan hampir 35 persen. Surya Permata Andalan (NATO) dan Triniti Dinamik (TRUE) menyusul di belakang, keduanya juga melonjak di atas 34 persen.
Tapi tentu, tidak semua saham beruntung.
Di daftar pelemah, Danareksa Investment Management (XDIF) tercatat turun 14,70 persen. Pinnacle Persada Investama (XPDV) dan Satria Mega Kencana (SOTS) juga ikut tertekan, masing-masing melemah lebih dari 12 persen.
Rekor baru IHSG ini jelas menambah optimisme di pasar modal. Tapi, seperti biasa, para investor tampaknya tetap perlu waspada melihat pergerakan sektor yang tidak seragam dan koreksi di beberapa emiten. Menarik untuk dilihat apakah momentum ini bisa bertahan hingga akhir pekan.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020