PAM Jaya Siapkan Langkah Awal Menuju IPO 2027

- Rabu, 03 Desember 2025 | 14:55 WIB
PAM Jaya Siapkan Langkah Awal Menuju IPO 2027

Rencana PAM Jaya untuk melantai di bursa saham mulai mengemuka. Perusahaan air minum milik Pemprov DKI Jakarta itu sedang mempertimbangkan jalan menuju Initial Public Offering (IPO). Targetnya? Tahun 2027. Tapi jangan bayangkan prosesnya bakal cepat. Semuanya masih dalam tahap penjajakan awal, meski langkah-langkah persiapan sudah mulai digerakkan.

“Saat ini sebenarnya kita masih melakukan penjajakan saja dulu ya,” ujar Arief Nasrudin, Direktur Utama PAM Jaya.

Dia menambahkan, “Jadi, kami juga baru di dalam proses perubahan badan hukum kami dari Perumda menjadi Perseroda gitu ya. Dan rasanya ini masih butuh waktu.”

Pernyataan itu disampaikannya usai mengunjungi IDX Channel di Gedung BEI, Jakarta, Rabu lalu.

Transformasi menjadi perusahaan terbuka jelas bukan perkara gampang. Ada banyak penyesuaian yang harus dilakukan. Mulai dari meningkatkan transparansi, akuntabilitas, hingga menata ulang tata kelola perusahaan. Semua itu wajib dipenuhi untuk memenuhi standar ketat sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia.

“Jadi, kita ingin juga menyampaikan ke masyarakat, bahwasanya untuk menjadi perusahaan yang terbuka, transparan, akuntabel itu juga perlu prosesnya gitu ya,” jelas Arief.

Lalu, apa yang mendorong wacana IPO ini muncul? Menurut Arief, akar masalahnya ada di kebutuhan dana yang sangat besar. Membangun dan merawat infrastruktur air bersih itu mahal, luar biasa mahal. Ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saja dirasa tidak cukup.

“Air itu investasinya luar biasa mahal, sehingga kami membutuhkan dana yang tidak sedikit,” katanya.

“Kami diminta oleh Pak Gubernur untuk mencari bisnis model dan kreatif financing, dan salah satunya mungkin untuk membuat semakin terbuka ide (IPO) itu muncul dari sana.”

Di sisi lain, Arief menegaskan bahwa rencana ini murni didorong oleh kebutuhan investasi jangka panjang. Bukan karena ada faktor atau tekanan tertentu. Intinya, perusahaan sedang memikirkan segala cara agar bisa memberikan layanan yang lebih baik bagi warga Jakarta.

“Jadi bukan karena ada hal-hal tertentu yang mendasari supaya ini jadi IPO, enggak,” tegasnya.

“Jadi investasi itulah yang membuat kami harus berpikir mencari berbagai cara untuk membuat perusahaan ini lebih baik lagi dan bisa melayani masyarakat lebih baik lagi. Begitu.”

Jadi, meski target 2027 sudah terpampang, perjalanan PAM Jaya menuju bursa masih panjang. Proses perubahan badan hukum dari Perumda ke Perseroda memang sudah berjalan, tapi itu baru langkah pertama dari serangkaian tahapan rumit yang harus dilalui.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler