Kebiasaan berlama-lama menatap layar gawai sambil berselancar di media sosial kini menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup modern. Namun, di balik kenyamanan itu, tersimpan risiko kesehatan yang kerap diabaikan, terutama jika dilakukan dengan postur tubuh yang salah.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi, mengingatkan bahwa posisi tubuh yang terlalu membungkuk dan leher menunduk saat menggunakan ponsel dapat memicu ketegangan otot di area leher hingga kepala. Dalam unggahan video di akun Instagramnya, dia memperagakan posisi ideal saat menggunakan gawai, yakni tulang belakang tetap netral agar tidak membebani otot secara berlebihan.
"Orang kalau main HP tuh pasti tak berusaha kayak gini (postur punggung dan kepala tegap tidak terlalu menunduk). Karena biar postur spine-nya netral, tapi kalau orang biasa, gini kan? (Badan condong ke depan dan kepala atau leher terlalu menunduk). Sret, terus dia ngeluh, 'Kok aku migren ya?' lah rang kamu main HP kayak gini, tension-lah! Sternocleidomastoid, SCM-nya nih, otot gede di sini, tension-lah," ujar dr Tirta, dikutip Selasa (11/8/2026).
Ketegangan otot tersebut dapat membuat area leher dan kepala terasa tidak nyaman. Kebiasaan menunduk dalam waktu lama juga memaksa otot bekerja lebih keras untuk menopang posisi kepala, yang pada akhirnya bisa memicu sakit kepala berkepanjangan.
Jari Kelingking Bisa Bengkok
Dampak penggunaan HP dengan posisi yang salah tidak hanya dirasakan pada leher dan kepala. Cara memegang gawai yang dilakukan berulang-ulang juga dapat memberikan tekanan pada jari tangan. Salah satu kebiasaan yang kerap dilakukan adalah menggunakan jari kelingking sebagai penyangga bagian bawah HP. Jika dilakukan terus-menerus dalam waktu lama, posisi tersebut dapat menyebabkan rasa tidak nyaman hingga perubahan bentuk jari.
dr Tirta bahkan menceritakan pengalaman pribadinya saat jari kelingkingnya mengalami perubahan akibat kebiasaan tersebut. "Aku tuh yang masalah kelingking. Kalau aku main HP, itu pasti pakai kelingking kayak gini. Jadinya kelingkingku bengkok," ucapnya.
Waspada Carpal Tunnel Syndrome
Selain itu, penggunaan HP dalam durasi panjang, terutama untuk bermain gim, juga dapat membuat tangan dan pergelangan mengalami tekanan berulang. Kondisi tersebut dapat menimbulkan keluhan seperti kesemutan, nyeri, hingga gangguan pada saraf tangan. dr Tirta menyebut salah satu gangguan yang perlu diwaspadai adalah Carpal Tunnel Syndrome (CTS), yang berkaitan dengan tekanan pada saraf median yang melewati area pergelangan tangan.
"Orang yang sering main HP biasanya sininya akan mengalami CTS atau Carpal Tunnel Syndrome, di sininya remuk. Nah, itu contoh. Jadi sering, aku tuh sering kesemutan di sininya. Sama kayak orang kalau main Mobile Legends, kayak gini tremor," katanya.
Sebab itu, penggunaan gawai sebaiknya diimbangi dengan kebiasaan menjaga posisi tubuh dan tangan. Pengguna dapat mengupayakan posisi HP sejajar dengan pandangan mata agar leher tidak terus-menerus menunduk. Selain itu, memberikan jeda secara berkala saat menggunakan HP juga penting untuk mengurangi beban pada otot, jari, dan pergelangan tangan. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu mengurangi risiko ketegangan akibat penggunaan gawai dalam waktu lama.
Artikel Terkait
Jari Kelingking Bengkok dan Tangan Kesemutan, Waspadai Kebiasaan Main HP
Kulit Tetap Kering Meski Rajin Minum Air Putih? Dokter Tirta Ungkap Penyebabnya