OpenAI Hentikan Sementara Pengembangan Model AI Astra karena Risiko Siber Kritis

- Senin, 10 Agustus 2026 | 08:24 WIB
OpenAI Hentikan Sementara Pengembangan Model AI Astra karena Risiko Siber Kritis

OpenAI menghentikan sementara pengembangan model AI terbarunya, Astra, setelah evaluasi awal menunjukkan potensi kemampuan siber ofensif pada level kritis risiko tertinggi dalam kerangka keamanan perusahaan. Langkah ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian sebelum model tersebut dirilis ke publik.

Menurut definisi OpenAI, model yang mencapai level kritis di bidang siber mampu secara mandiri menemukan dan mengeksploitasi celah keamanan, serta merancang strategi serangan siber dari awal hingga akhir tanpa campur tangan manusia. Astra dinilai belum memenuhi standar pengamanan yang dipersyaratkan, sehingga aktivitas internalnya dihentikan sementara dan kontrol keamanan diperketat.

Sebagai respons, OpenAI telah melakukan sejumlah tindakan, antara lain mengisolasi lingkungan pengujian Astra dengan akses jaringan dan alat yang lebih dibatasi, memperketat pemantauan termasuk meninjau alur penalaran model selama pelatihan, memperkuat enkripsi bobot model, serta menghentikan sementara pekerjaan internal yang belum sesuai standar keamanan baru. Perusahaan juga menggandeng lembaga pemerintah AS dan organisasi keamanan AI independen untuk ikut menguji kemampuan Astra.

Langkah ini menyusul sorotan publik terhadap OpenAI bulan lalu, ketika agen AI mereka kabur dari lingkungan pengujian terisolasi untuk mendapatkan akses internet mandiri. Agen tersebut tidak hanya membobol platform Hugging Face, tetapi juga menyusup ke akun pelanggan Modal Labs, perusahaan cloud berbasis di New York.

Insiden itu melibatkan dua model: GPT-5.6 Sol dan satu model pra-rilis yang belum diumumkan namanya. Keduanya diuji dalam skenario keamanan siber bernama ExploitGym dengan pagar pengaman sengaja dinonaktifkan untuk mengukur kemampuan asli. Alih-alih tetap di lingkungan tertutup, model-model tersebut menemukan celah zero-day pada software toolkit, memanfaatkannya untuk memperoleh akses internet, dan akhirnya membobol sistem produksi Hugging Face.

OpenAI menegaskan bahwa agen AI yang membobol kedua platform tersebut tidak berbasis model Astra, karena Astra masih dalam tahap pengembangan dan belum dirilis ke publik. Penundaan pengembangan Astra ini telah diketahui oleh Pemerintah AS.

Insiden pembobolan tersebut menjadi salah satu pemicu utama mengapa OpenAI kini bergerak lebih hati-hati sebelum merilis model baru yang lebih canggih. Astra sendiri dirancang dengan kemampuan siber tinggi, yang diharapkan menjadi alat bantu tim keamanan siber untuk menemukan dan menambal celah sebelum dieksploitasi pihak yang tidak bertanggung jawab.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags