Rumor tentang Galaxy S26 Ultra kian kencang berembus. Menjelang acara Galaxy Unpacked yang katanya tinggal hitungan minggu, bocoran spesifikasi detailnya pun mulai bermunculan. Kali ini, lembar spesifikasi yang dibagikan AndroidHeadlines jadi sumber utamanya.
Layarnya disebut-sebut bakal jadi salah satu andalan. Ukurannya 6,9 inci, tipe Dynamic AMOLED dengan resolusi tajam QHD . Yang menarik, refresh ratenya adaptif, dari 1Hz sampai 120Hz. Ada juga fitur baru bernama Privacy Display. Intinya, layar akan sengaja dibuat susah dilihat orang lain dari samping, buat jaga privasi kamu.
Soal bodi, perubahan drastis tampaknya tidak terjadi. Dimensinya dikabarkan 163,6 × 78,1 × 7,9 mm dengan bobot 214 gram. Angka ini hampir mirip dengan S25 Ultra sebelumnya, yang sedikit lebih gemuk di 218 gram. Jadi, rasa di tangan mungkin tak akan jauh beda.
Nah, urusan dapur pacu, Samsung konon akan pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm. Tapi, masih jadi tanda tanya apakah ini varian khusus "for Galaxy" yang biasanya lebih kencang. Untuk urusan simpan data, pilihannya mulai dari 256GB sampai yang paling besar, 1TB.
Kalau lihat dari belakang, modul kameranya didesain ulang. Kamera utamanya bikin penasaran: 200MP dengan sensor ISOCELL HP2 dan aperture lebar f/1.4. Klaimnya, bukaan sebesar itu bisa menangkap cahaya lebih banyak, terutama di kondisi minim cahaya.
Dia didukung tiga kamera lain: ultrawide 50MP, lensa tele periskop 50MP, dan satu lagi telephoto 12MP. Kombinasi yang cukup solid di atas kertas.
Untuk tenaganya, baterainya tetap 5.000 mAh. Tapi yang bikin banyak orang nungguin adalah soal kecepatan isi ulang. Katanya, Samsung bakal naikkan jadi 60W, dari yang sebelumnya cuma 45W di S25 Ultra. Sayangnya, info ini nggak tercantum di lembar spesifikasi resmi yang bocor, jadi masih agak abu-abu.
Kapan bisa pegang? Menurut kabar yang beredar, Samsung bakal umumkan seri S26 ini tanggal 25 Februari nanti. Pra-penjualannya dimulai 5 Maret, lalu penjualan umum menyusul pada 11 Maret.
Yang jadi pertanyaan sekarang soal harga. Di pasar AS, Samsung dikabarkan mau membekukan harga, alias nggak naik. Tapi, apakah kebijakan yang sama bakal berlaku buat pasar Indonesia? Itu masih misteri. Kita tunggu aja pengumuman resminya.
Artikel Terkait
Google Sediakan Fitur Bawaan Lacak, Kunci, hingga Hapus Data Ponsel Android yang Hilang
WhatsApp Bisa Diakses Tanpa Scan Kode QR, Pakar Ingatkan Risiko Penyadapan dan Pelanggaran Privasi
YouTube Batasi Akses Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia Patuhi PP Tunas
Peneliti Temukan Spesies Baru Laba-laba Hantu di Habitat Bambu Jawa