Target Swasembada Garam 2027: Pemerintah Pastikan Stop Impor Total
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan komitmen pemerintah untuk menghentikan impor garam secara keseluruhan pada akhir tahun 2027. Rencana ini akan diwujudkan dengan pengurangan impor garam secara bertahap dari waktu ke waktu.
Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, mengungkapkan bahwa impor garam untuk kebutuhan konsumsi masyarakat dalam negeri telah dihentikan. Saat ini, kegiatan impor masih berlangsung untuk memenuhi kebutuhan garam industri.
Dalam acara Town Hall Meeting Satu Tahun Kemenko Pangan di Jakarta, Zulhas menyatakan dengan optimis, "Akhir 2027, seluruh model garam insya Allah kita sudah punya, enggak perlu impor lagi. Insyaallah. Enggak perlu impor lagi."
Optimisme yang sama disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono. Dia menyakini bahwa Indonesia mampu mencapai target swasembada garam sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
Trenggono menjelaskan lebih lanjut bahwa proses pengurangan ketergantungan pada garam impor akan dimulai secara bertahap antara tahun 2025 dan 2026.
"Jadi garam konsumsi, garam industri, aneka pangan, garam untuk farmasi, semuanya masih impor," ujar Trenggono, sambil menambahkan, "Di bawah koordinasi Pak Menko (Zulhas), sudah diperintahkan oleh Bapak Presiden bahwa akhir 2027 soal swasembada garam sudah bisa dijalani seluruh jenis, sehingga tidak impor lagi."
Dengan langkah strategis ini, pemerintah bertekad mewujudkan kemandirian pangan nasional di sektor garam dalam waktu kurang dari tiga tahun ke depan.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun