murianetwork.com - Smelter Nikel pertama di Kalimantan Timur, tengah dibangun saat ini. Proyek pembangunan pabrik ini telah dibangun di tahun ini.
Informasi yang didapat, pembangunan smelter nikel pertama di Kalimantan Timur ini akan selesai tahun depan.
Tepatnya pada akhir tahun 2024 dan akan mulai beroperasi.
Dilansir murianetwork.com dari halaman kaltimprov.go.id, nilai investasi untuk proyek smelter nikel pertama di Kalimantan Timur ini mencapai Rp36,5 triliun.
Baca Juga: Institut Teknologi Terbaik di Indonesia, Nomor 4 ITN Malang: Tebak Juaranya ITB atau ITS?
Di mana nantinya akan dibagi menjadi 2, karena smelter ini tidak hanya dibangun di satu tempat saja di Kalimantan Timur.
Peluang berbisnis nikel di Indonesia saat ini tengah diminati investor dari berbagai negara. Apalagi, Indonesia memiliki tambang nikel serta menjadi pemasok nikel di dunia.
Tak hanya itu, nikel saat ini juga tengah dilirik karena dipakai sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik.
Maka tak heran apabila pembangunan smelter nikel mulai marak terjadi di berbagai daerah di Indonesia.
Sebenarnya, rencana pembangunan pabrik baru di Kalimantan Timur ini sudah lama direncanakan.
Namun, pihak investor masih memerlukan waktu untuk mengurus perizinan hingga studi kelayakan untuk membuat pabrik ini.
Nantinya ada dua pabrik smelter baru yang akan dibangun di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Pembangunan kedua pabrik smelter itu, akan dibangun tahun ini, di mana pembangunan Smelter pertama akan dibangun di Kariangau Balikpapan, dengan total investasi sekitar Rp 6,5 triliun.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun