Striker Timnas Malaysia yang memperkuat PSM Makassar, Sergio Aguero, menegaskan keyakinannya bahwa Malaysia mampu membalikkan keadaan pada leg kedua semifinal Piala AFF 2026 melawan Vietnam. Meski kalah 0-2 di kandang sendiri pada leg pertama, Aguero optimistis timnya bisa meraih kemenangan besar di Hanoi.
Malaysia berada dalam posisi tertekan setelah kebobolan dua gol tanpa balas. Mereka wajib tampil lebih agresif pada pertandingan yang akan berlangsung di Hanoi, Rabu (19/8/2026). Untuk memastikan tiket ke final, skuad asuhan Tan Cheng Hoe harus menang dengan selisih minimal tiga gol. Jika hanya menang dengan selisih dua gol, nasib mereka akan ditentukan oleh situasi yang lebih rumit.
Meski demikian, Aguero tidak kehilangan kepercayaan diri. Pemain naturalisasi Malaysia itu justru melihat peluang besar untuk melakukan comeback. Optimismenya turut dipengaruhi oleh hubungannya dengan pelatih Vietnam, Kim Sang-sik. Menurut Aguero, Kim sempat mengaku terkejut melihat performa Malaysia pada leg pertama.
"Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, adalah teman saya," kata Aguero seperti dikutip dari Soha.vn, Selasa (18/8/2026). "Setelah pertandingan, Bapak Kim mengatakan kepada saya bahwa beliau terkejut dengan permainan Malaysia di babak pertama."
Bagi Aguero, komentar tersebut menjadi sinyal bahwa Malaysia sebenarnya memiliki kemampuan untuk memberikan tekanan kepada Vietnam. "Itu menunjukkan bahwa kita punya alasan untuk tetap tegak kepala," ujarnya. Ia juga meminta rekan-rekannya tidak larut dalam kekecewaan. "Kita tidak perlu menyesali apa pun karena ini adalah penampilan terbaik tim sejak awal turnamen," imbuhnya.
Aguero merupakan bagian dari kelompok pemain naturalisasi yang memperkuat Timnas Malaysia. Kehadirannya juga menjadi perhatian di sepak bola Indonesia karena ia telah resmi bergabung dengan PSM Makassar untuk menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027. PSM Makassar mengumumkan Aguero sebagai salah satu rekrutan anyar, meski saat itu klub masih menghadapi sanksi FIFA berkaitan dengan registrasi pemain.
Kini, Aguero lebih fokus menjalankan tugas bersama Harimau Malaya. Penyerang tersebut mengaku menikmati suasana bermain bersama para pemain Malaysia. "Saya merasa nyaman di lapangan meskipun terjadi banyak bentrokan antara kedua tim," katanya. Menurutnya, dukungan serta performa rekan-rekan setim menjadi modal penting. "Syafiq dan Daryl bermain sangat baik, dan rekan-rekan setim saya memberikan yang terbaik."
Aguero memahami Malaysia harus memperbaiki sejumlah aspek untuk mengejar ketertinggalan dua gol. Ia menyadari kebobolan pada penghujung babak pertama menjadi salah satu faktor yang menyulitkan. "Kebobolan gol di menit-menit terakhir kedua babak memang mengecewakan, tetapi itulah sepak bola," ujarnya.
Kini, Malaysia harus segera melupakan kekalahan tersebut dan fokus menuju leg kedua. Vietnam unggul agregat 2-0, sedangkan Malaysia membutuhkan kemenangan dengan selisih besar untuk menjaga asa menjadi juara. Kepercayaan diri Aguero menjadi suntikan motivasi bagi Harimau Malaya sebelum menghadapi tekanan besar di Hanoi. Pertandingan leg kedua akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Malaysia sekaligus kesempatan Aguero membuktikan optimismenya di atas lapangan.