IKN Teken Kerja Sama Pembangunan Pusat Hiburan Indobox, Investasi Rp5 Miliar

- Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:31 WIB
IKN Teken Kerja Sama Pembangunan Pusat Hiburan Indobox, Investasi Rp5 Miliar

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi menjalin kerja sama dengan PT Indobox Cinematic Buana untuk membangun fasilitas hiburan terpadu di kawasan IKN, Kalimantan Timur. Nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama ditandatangani pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa lahan yang dialokasikan berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Wilayah Perencanaan 1A, tepatnya di sekitar Rumah Susun ASN 3. "Tadi juga Indobox itu cinema, kafe, dan apa jersey-nya ini, dan tadi sudah dapat tanahnya, sudah oke semua. Mereka sudah tanda tangan juga dengan saya," ujarnya dalam sesi media briefing di Gedung Kementerian Koordinator 3 IKN, Senin (17/8).

Fasilitas komersial ini akan berdiri di atas lahan seluas 4.897 meter persegi, mencakup bioskop, Cinematic Cafe, Indobox Store, serta zona khusus untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Nilai investasinya diperkirakan mencapai Rp5 miliar, dengan target konstruksi dimulai pada September 2026.

Direktur PT Indobox Cinematic Buana, Rendy Gunawan, menyatakan bahwa kehadiran Indobox diharapkan tidak hanya menjadi sarana rekreasi bagi warga IKN, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan. "Kami akan membangun fasilitas cinema, cinematic café, wadah UMKM, hingga Indobox Store. Kami berharap kehadiran Indobox dapat memberikan hiburan berkualitas sekaligus menggerakkan ekonomi lokal," katanya.

Proyek Lain di IKN

Selain Indobox, Basuki mengungkapkan bahwa investor besar lainnya tengah mematangkan proyek komersial di IKN. Artha Graha, misalnya, berencana membangun Nusantara Park di atas lahan sekitar 3,8 hektare, tepat di depan Rumah Sakit Kementerian Kesehatan IKN. Konsepnya akan menyerupai SCBD Park di Jakarta. "Sekarang yang miniaturnya ada di Sumbu Kebangsaan itu. Itu nanti jadi miniatur dari Nusantara Park-nya dari Artha Graha atau SCBD," jelas Basuki.

Proyek dengan nilai investasi sekitar Rp2,7 triliun ini ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini. "Insyaallah pada tahun ini bisa dimulai. Jadi itu Rp2,7 triliun. Ini kepercayaan investor, jadi nyatanya investasinya jalan terus," tambahnya.

Sementara itu, Basuki juga menyampaikan perkembangan terbaru rencana pembangunan Taman Safari di IKN, yang diproyeksikan menjadi destinasi wisata keluarga berskala nasional. "Yang kita tunggu-tunggu itu Taman Safari. Itu sudah komitmen betul dari grupnya Pak Boy Thohir. Ketika bertemu saya, beliau bilang, 'Saya tetap mau bangun Taman Safari, saya tetap committed untuk bangun,'" tuturnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.