Rutinitas perawatan rambut yang panjang seringkali menjadi kendala di tengah kesibukan. Kondisi ini memunculkan tren lazy hairscaping, yaitu pendekatan perawatan dan penataan rambut dengan usaha seminimal mungkin. Salah satu langkah yang populer adalah menyegarkan rambut dengan dry shampoo di sela-sela aktivitas.
Data internal Sociolla menunjukkan peningkatan minat terhadap produk ini. Pencarian dry shampoo tumbuh lebih dari 50 persen, sementara kategori haircare secara keseluruhan naik lebih dari 15 persen setiap tahunnya.
Chrisanti Indiana, Co-Founder & CMO Social Bella, mengatakan bahwa konsumen kini lebih memilih produk yang sesuai dengan gaya hidup aktif. "Haircare tidak lagi dipandang sebagai rutinitas pelengkap, tetapi telah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari untuk menjaga rasa percaya diri," ujarnya.
Survei internal Woshday, merek perawatan rambut lokal, juga menguatkan tren ini. Lebih dari 70 persen responden mengaku menggunakan dry shampoo sebagai solusi cepat saat rambut lepek.
Meski demikian, penggunaan dry shampoo konvensional kerap menghadapi kendala seperti residu putih yang sulit dibaurkan dan aplikasi yang kurang presisi. Untuk menjawab tantangan ini, Woshday meluncurkan dry shampoo puff, produk non-aerosol dengan aplikator puff yang memudahkan pengaplikasian formula tepat pada area yang membutuhkan.
Rey Nathanael, celebrity hairstylist sekaligus certified trichologist dan founder Woshday, menjelaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk mengurangi residu putih dan meningkatkan presisi aplikasi. Produk ini juga mengusung pendekatan scalp-first haircare yang menempatkan kesehatan kulit kepala sebagai prioritas.
Kandungan Willow Bark Extract dipercaya membantu menyerap minyak berlebih di pangkal rambut. Selain itu, terdapat Amitose⢠R, turunan asam amino yang menjaga scalp barrier, serta Allantoin yang berfungsi menenangkan kulit.
Rey mengingatkan bahwa dry shampoo bukanlah pengganti keramas. "Banyak orang menganggap rambut lepek hanya sebagai masalah penampilan, padahal kondisi kulit kepala juga menjadi salah satu indikator kesehatan rambut secara keseluruhan. Menjaga kebersihan dan keseimbangan kulit kepala merupakan fondasi penting untuk mendukung pertumbuhan rambut yang sehat. Karena itu, penggunaan dry shampoo sebaiknya diposisikan sebagai solusi di sela aktivitas, bukan sebagai pengganti keramas," jelasnya.
Untuk hasil maksimal, produk ini diaplikasikan pada pangkal rambut yang berminyak, lalu ditepuk perlahan dengan puff applicator, dan diratakan dengan jari sebelum ditata. Kombinasi dengan Woshday Scalp Purifying Shampoo dan Hair Volumizing Conditioner dapat meningkatkan efektivitasnya.
Woshday Dry Shampoo Puff tersedia secara eksklusif di Sociolla sejak akhir Juli lalu. Produk dengan harga Rp 149.000 ini juga dapat dibeli melalui TikTok Shop Woshday dan Shopee Woshday Official.