Menteri Perumahan Kolombia, Jaime Andres Beltran, menjadi sasaran kecaman publik setelah terungkap bahwa ia dan keluarganya menghabiskan waktu di kawasan Karibia ketika negara tersebut masih berjuang memulihkan diri dari gempa bumi dahsyat. Ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat bencana yang menewaskan hampir 300 orang itu.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 yang menggunakan wilayah barat Kolombia pada 10 Agustus lalu merupakan yang terkuat dalam hampir setengah abad terakhir. Bencana ini terjadi hanya tiga hari setelah Abelardo de la Espriella dilantik sebagai presiden baru.
Kemunculan foto dan video yang memperlihatkan Beltran bersantai di sebuah pantai di Santa Marta, Karibia, pada akhir pekan langsung memicu reaksi keras dari kubu oposisi. Mereka berencana mengajukan mosi tidak percaya, menilai cuti di tengah situasi kritis merupakan bentuk pengabaian tanggung jawab.
Data resmi menyebutkan nyaris 27.000 rumah hancur akibat gempa tersebut. Banyak warga terpaksa tidur di ruang terbuka dengan beralaskan matras atau tempat tidur darurat.
Menanggapi kritik, Beltran pada Senin (17/8) membantah sedang berlibur. Ia mengatakan hanya meluangkan waktu beberapa jam bersama istri dan anak-anaknya yang sudah berhari-hari tidak ditemui.
Artikel Terkait
Hari Ketujuh Penanganan Gempa NTT, TNI Kerahkan 5.832 Personel dan Salurkan 638 Ton Bantuan
Polri Percepat Penyaluran Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Mendagri Pastikan Pemerintah Pusat Keroyok Penanganan Gempa NTT
DPR dan Pemerintah Diminta Perkuat Koordinasi Penanganan Gempa NTT