Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mencatatkan prestasi di bidang pengelolaan keuangan. Untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut, laporan keuangan Pemprov Jakarta meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan. Capaian ini disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Halaman Balai Kota, Senin (17/8) pagi.
Dalam pidatonya, Pramono mengajak seluruh jajaran untuk bersyukur atas pencapaian tersebut. "Kita patut bersyukur Jakarta kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut," ujarnya di hadapan para peserta upacara.
Pramono menegaskan bahwa opini WTP bukan sekadar predikat, melainkan bentuk akuntabilitas Pemprov DKI kepada publik. "Capaian ini adalah bentuk akuntabilitas sekaligus amanah untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat," tuturnya.
Menurut Pramono, kepercayaan publik merupakan modal penting bagi pemerintahan. Namun, kepercayaan itu harus diiringi dengan kinerja yang profesional, transparan, dan akuntabel. "Namun harus diiringi dengan kepercayaan publik pada pemerintah yang profesional, transparan, dan akuntabel," tegasnya.
Lebih lanjut, Pramono mengingatkan bahwa perjalanan Jakarta menuju usia lima abad membawa tanggung jawab yang semakin besar. Ia menyebut pentingnya mempertahankan capaian yang telah diraih sekaligus menyiapkan lompatan pembangunan untuk generasi mendatang. "Pada akhirnya, perjalanan Jakarta menuju usia lima abad membawa kita pada tanggung jawab yang lebih besar, yaitu mempertahankan apa yang telah dicapai dan menyiapkan lompatan pembangunan bagi generasi berikutnya," pungkasnya.
Artikel Terkait
Pramono Minta Motif Penggesek Nomor Rangka Mobil di GBK Didalami
Pramono Minta Aksi Mata Elang di GBK Didalami, CCTV Pemprov DKI Jadi Alat Bukti
Pramono Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, Ingatkan Jangan Anarkis
Pramono Anung Siapkan Sarana Olahraga untuk Cegah Tawuran Anak Muda