Pramono Anung: Makna Kemerdekaan adalah Memberi Pelayanan Terbaik bagi Warga Jakarta

- Senin, 17 Agustus 2026 | 09:50 WIB
Pramono Anung: Makna Kemerdekaan adalah Memberi Pelayanan Terbaik bagi Warga Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa kemerdekaan bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diwujudkan melalui pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pernyataan itu disampaikannya usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI di Balai Kota Jakarta, Senin (17/8/2026).

"Makna merdeka itu adalah memberikan pelayanan sebaik-baiknya bagi masyarakat Jakarta agar masyarakat itu merasa dilindungi, merasa aman, merasa terjaga, merasa nyaman, dan mereka merasa memiliki kota Jakarta," kata Pramono.

Ia menambahkan, semangat tersebut akan terus diwujudkan melalui gerakan 'Jaga Jakarta'. Pramono berharap Jakarta tetap berada dalam kondisi aman dan terkendali. "Maka spirit untuk 'Jaga Jakarta' ini tetap kita lanjutkan dan mudah-mudahan Jakarta tetap dalam kondisi yang terkendali dengan baik. Aman," ujarnya.

Di sisi lain, Pramono menekankan bahwa kemerdekaan bukan sekadar warisan untuk dikenang dan dirayakan. Menurutnya, kemerdekaan merupakan amanah yang harus diisi dengan kerja nyata. "Merdeka yang saya sampaikan bahwa merdeka itu bukan pertempuran, tapi menurunkan ego," ucapnya.

Pramono pun mengajak seluruh pihak untuk saling mendengar dan bekerja bersama dalam membangun Jakarta. "Merupakan amanah yang menuntut langkah nyata, bukan pula sekadar untaian wacana. Mari kita ambil peran sekecil apa pun untuk bersama-sama membangun kemajuan Jakarta demi masa depan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," katanya.

Dia menyebut pembangunan Jakarta saat ini diarahkan untuk memastikan kemajuan kota dapat dirasakan secara merata. Sejumlah tantangan seperti kemacetan, banjir, kebutuhan hunian, penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan kualitas pelayanan publik masih menjadi pekerjaan bersama.

Pramono juga menyoroti capaian ekonomi Jakarta. Pada triwulan II 2026, ekonomi Jakarta tumbuh 5,52% dengan kontribusi terhadap perekonomian nasional sebesar 16,32%. Sementara inflasi Jakarta tercatat 2,5%. "Jakarta sekarang ini relatif pertumbuhan ekonominya berjalan dengan baik, tumbuh 5,52%. Inflasinya 2,5%. Kontribusi kepada GDP-nya 16,3% dan inilah yang kemudian harus dijaga, dirawat," jelasnya.

Selain itu, Pramono mengatakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta pada 2025 mencapai 85,05 dan menjadi yang tertinggi secara nasional. "Dan yang menggembirakan juga, indeks pembangunan manusianya kita nomor satu di seluruh Indonesia yaitu 85,05," imbuhnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags