Presiden Prabowo Subianto melaporkan banyaknya ibu-ibu yang meninggal saat melahirkan karena harus menempuh perjalanan 7-9 jam akibat jalan rusak. Sebagai solusi, ia menawarkan ambulans udara serta tim dokter yang terbang ke tempat pasien.
Usulan itu disampaikan dalam sebuah kesempatan yang kemudian viral di media sosial. Prabowo menyebut langkah tersebut sebagai solusi inovatif untuk menjangkau daerah terpencil yang sulit diakses. Namun, respons warganet justru ramai mempertanyakan efektivitas dan biaya dari rencana itu.
Sejumlah netizen menilai solusi yang ditawarkan tidak menyentuh akar masalah. Mereka berpendapat perbaikan jalan dan pembangunan fasilitas kesehatan yang lebih merata akan lebih bermanfaat. "Padahal mah bisa perbaiki jalan/jembatannya. Bangun fasilitas kesehatan yg lbh dekat & merata. Kenapa harus ambulans udara? Ntar ongkosnya yg bayar siapa?" tulis salah seorang warganet.
Kritik lain datang dari akun @glrhn yang menyindir, "Semakin banyak dia ngomong, kita semakin mengerti bahwa dia tidak mengerti apapun. Bahkan untuk membuat solusi sederhana pun dia tak bisa. We are so doomed." Sindiran serupa juga muncul dari warganet yang mengaitkan usulan tersebut dengan kebiasaan hidup orang kaya yang tidak ingin repot. "Kebiasaan hidup jadi org kaya sejak kecil. Solusinya ya solusi org kaya yg g mau repot," tulisnya, menambahkan bahwa kombinasi kaya tapi bodoh adalah "combo maut".
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak istana terkait kritik yang beredar. Rencana ambulans udara itu pun masih menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Artikel Terkait
Menakar Kemandirian Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global
Pilot Rafale Sampaikan Pesan HUT RI dari Kokpit, 81 Formasi Pesawat Meriahkan Upacara
Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Selesai, Prabowo Minta Komandan Upacara Menghadap
Prabowo, Jokowi, dan Gibran Duduk Berdampingan di Upacara HUT RI