Sidang Tahunan MPR: Prabowo Undang 8 Warga Penerima Manfaat Program Pemerintah

- Jumat, 14 Agustus 2026 | 21:16 WIB
Sidang Tahunan MPR: Prabowo Undang 8 Warga Penerima Manfaat Program Pemerintah

Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun ini menghadirkan pemandangan berbeda. Delapan tamu istimewa duduk di barisan depan, satu per satu disapa langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya. Mereka bukan pejabat atau tokoh politik, melainkan warga biasa yang merasakan langsung manfaat program-program pemerintahan.

Kejutan ini sebelumnya diisyaratkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Ia mengajak masyarakat untuk menyaksikan pidato presiden secara utuh, bukan hanya potongan video di media sosial.

"Ada beberapa hal yang sudah disiapkan dan ada kejutan yang menurut saya sayang kalau hanya didengar dari potongan-potongan pemberitaan atau dari video-video pendek di media sosial," kata Prasetyo kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).

"Karena itu, saya mengajak masyarakat dan rekan-rekan media untuk mengikuti seluruh rangkaian pidato Presiden secara utuh, baik pada sesi pagi maupun sesi penyampaian RAPBN dan Nota Keuangan pada siang hari. Apa kejutannya? Mari kita bersama-sama dengarkan langsung dari Bapak Presiden," ujar dia.

Ternyata, kejutan yang dimaksud adalah kehadiran delapan warga penerima manfaat program pemerintah. Mereka datang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, mewakili program seperti Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga bantuan sosial Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).

Dalam pidatonya, Prabowo menyapa dan berbincang singkat dengan para tamu tersebut. Berikut delapan tamu istimewa yang hadir dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI:

1. Joko Purnomo

Prabowo menyapa petani dari Ngawi bernama Joko Purnomo. Joko mendapat manfaat dari penurunan harga pupuk.

"Hari ini hadir di tengah-tengah kita kita mengundang saudara Joko Purnomo, Bapak Joko ini Ketua Kelompok Tani dari Desa Purwasari, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur," kata Prabowo.

"Pak Joko telah 20 tahun bertani air teknologi dan pupuk yang telah disediakan pemerintah. Ia sekarang bisa panen tiga kali setahun, dengan produktivitas 9 ton padi per hektare," lanjutnya.

2. Kristina Beno

Prabowo kemudian menyapa Kristina Beno. Siswi kelas 6 SD dari Merauke, Papua Selatan, ini mendapat manfaat dari MBG.

"Hari ini hadir bersama kita Kristina Beno, siswi kelas 6 sekolah dasar dari Merauke, Papua Selatan. Kristina, terima kasih. Pertama kali kamu hadir di MPR ini? Suatu saat nanti, mungkin kamu duduk di atas sini," ujarnya.

Kristina kini menjadi lebih rajin bersekolah. "MBG bantu Kristina menjadi lebih bugar, lebih fokus, dan lebih rajin hadir di sekolah," katanya.

3. Muhammad Risky Pratama

Prabowo juga menyapa Muhammad Risky Pratama, siswa Sekolah Rakyat. Risky berusia 12 tahun dan duduk di kelas 2 SMP Sekolah Rakyat Medan.

"Salah satu siswanya adalah Muhammad Risky Pratama, usia 12 tahun, siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 2 Medan. Risky pernah mengayuh sepeda puluhan kilometer sambil membawa sekitar 30 kilogram ikan untuk dijual. Ia sempat putus sekolah dan belum lancar membaca serta menghitung," ungkapnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.