Gempa 7,4 Magnitudo di Kolombia Tewaskan 111 Orang, Presiden Tetapkan Darurat Nasional

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:57 WIB
Gempa 7,4 Magnitudo di Kolombia Tewaskan 111 Orang, Presiden Tetapkan Darurat Nasional

Gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo yang mengguncang wilayah barat Kolombia telah menewaskan sedikitnya 111 orang. Angka tersebut masih dapat bertambah karena tim penyelamat masih berupaya menjangkau korban yang diduga terjebak di bawah reruntuhan.

Presiden Kolombia, Abelardo De La Espriella, langsung menetapkan status darurat nasional. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa pemerintah telah mengerahkan seluruh kemampuan untuk menyelamatkan nyawa dan menyalurkan bantuan ke daerah terdampak.

"Prioritas pertama adalah menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan," ujar De La Espriella, Senin (10/8) sekitar pukul 13.00 waktu setempat.

Data sementara yang dihimpun pemerintah mencatat 87 orang mengalami luka-luka. Puluhan bangunan dilaporkan runtuh, sementara sejumlah rumah rusak berat. Gempa juga merusak rumah sakit dan infrastruktur lain di beberapa kota.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa terjadi pada kedalaman 107 kilometer. Dinas geologi Kolombia menyebut gempa ini sebagai yang terkuat yang pernah tercatat di negara tersebut pada abad ke-21.

Di Choco, wilayah yang berada dekat episentrum, gangguan komunikasi masih terjadi. Sejumlah daerah belum mendapatkan layanan telepon seluler beberapa jam setelah gempa. Gubernur Nubia Carolina Cordoba melaporkan 12 orang tewas dan 84 lainnya terluka di wilayah yang sebagian besar merupakan daerah pedesaan tersebut.

Korban jiwa terbanyak terkonsentrasi di Risaralda, bagian dari wilayah penghasil kopi Kolombia. Kota Pereira juga mengalami kerusakan parah. Hingga kini, petugas penyelamat masih terus menyisir bangunan-bangunan yang runtuh untuk mencari korban selamat.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags