LPS Nilai Destry Damayanti Figur Paket Lengkap untuk Pimpin Bank Indonesia

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 05:41 WIB
LPS Nilai Destry Damayanti Figur Paket Lengkap untuk Pimpin Bank Indonesia

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, menilai Destry Damayanti sebagai figur yang sangat layak memimpin Bank Indonesia (BI). Ia menyebut Destry memiliki latar belakang yang lengkap, mulai dari pengalaman di LPS, Kementerian Keuangan, hingga karier panjang di bank sentral.

Penilaian ini disampaikan Anggito seiring langkah Presiden Prabowo Subianto mengajukan nama Destry, yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI, sebagai calon tunggal pengganti Perry Warjiyo. Menurut Anggito, pengalaman luas Destry di berbagai institusi menjadi modal kuat dalam menavigasi dinamika sektor keuangan makro domestik.

"Alhamdulillah, saya bersyukur pengajuan ini segera disampaikan karena Ibu Destry memiliki latar belakang paket lengkap sebagai alumni LPS, pernah di Kementerian Keuangan, dan juga sudah lama berkarier di Bank Indonesia," ujar Anggito saat ditemui di kantor BPS, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Anggito meyakini bekal kepemimpinan lintas instansi yang dimiliki Destry akan semakin memperkokoh kerja sama antara BI, Kementerian Keuangan, OJK, dan LPS. Kolaborasi transparan dan produktif di antara lembaga-lembaga stabilitas keuangan nasional tersebut dipastikan tetap berjalan mulus tanpa kendala berarti.

Saat ini, draf usulan nama calon tunggal tersebut tengah dibahas di Komisi DPR RI. LPS berharap seluruh tahapan administratif hingga uji kelayakan dapat berlangsung lancar hingga Destry ditetapkan sebagai gubernur definitif.

Sebelumnya, pemerintah telah melayangkan Surat Presiden (Surpres) terkait kandidat Gubernur BI pengganti Perry Warjiyo ke DPR RI. Dalam surpres tersebut, diajukan calon tunggal, yakni Destry Damayanti. Hal itu diungkapkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai melayangkan surpres ke DPR RI, Senin (10/8/2026).

"Yang pertama adalah Surpres mengenai calon definitif Gubernur Bank Indonesia beserta dengan calon pengganti untuk Deputi Senior dan calon pengganti untuk Deputi Gubernur karena jumlahnya kan berkurang satu. Yang kedua adalah surpres komisaris OJK. Yang ketiga adalah surpres calon-calon duta besar untuk negara-negara," ucap Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026).

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags