Tiga Anak Tenggelam di Sungai Serayu, Dua Tewas

- Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:15 WIB
Tiga Anak Tenggelam di Sungai Serayu, Dua Tewas

Tiga anak tenggelam di Sungai Serayu, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Dua di antaranya ditemukan tewas, sementara satu anak berhasil selamat. Korban terakhir yang ditemukan adalah NN (12), yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan pada Sabtu (8/8/2026) pagi. Dengan ditemukannya NN, operasi pencarian resmi ditutup pada pukul 11.00 WIB.

Pencarian NN dilakukan pada hari kedua operasi SAR, dengan fokus di sekitar lokasi terakhir korban diketahui (Last Known Position). Tim SAR memilih metode penyelaman karena debit Sungai Serayu saat itu relatif rendah. Selain itu, arus sungai di sekitar lokasi kejadian membentuk pusaran atau eddy, yang menjadi perhatian khusus dalam proses pencarian.

Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan membagi personel menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyelaman dengan radius sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. SRU kedua bertugas mengamankan proses penyelaman menggunakan perahu LCR, sedangkan SRU ketiga melakukan penyisiran di sekitar titik terakhir korban terlihat.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada pukul 09.28 WIB. NN ditemukan sekitar 15 meter dari lokasi ditemukannya korban pertama. Korban kemudian dievakuasi dari sungai dan dibawa ke rumah keluarga untuk proses penanganan lebih lanjut.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, delapan anak sedang bermain air dan berenang di sungai. Diduga tiga anak tidak mampu berenang hingga akhirnya tenggelam. Satu anak bernama Rizky (12), warga Desa Kebasen RT 07 RW 03, berhasil menyelamatkan diri.

Sementara dua anak lainnya, FJ (14) dan NN (12), warga Desa Kebasen RT 06 RW 03, dinyatakan hilang. Pada pencarian hari pertama, tim SAR gabungan menemukan FJ dalam kondisi meninggal dunia. Pencarian kemudian dilanjutkan pada hari kedua untuk menemukan NN.

Dengan ditemukannya korban terakhir, seluruh rangkaian operasi pencarian resmi berakhir. Dua anak dinyatakan meninggal dunia, sedangkan satu anak lainnya berhasil selamat.

On Scene Koordinator (OSC) Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Amin Riyanto, mengatakan seluruh korban telah ditemukan dan operasi SAR ditutup.

“Dengan diketemukannya kedua korban maka secara resmi Operasi SAR dinyatakan ditutup pada pukul 11.00 WIB. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan kekesatuannya masing-masing,” ucapnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags