Kisah Roti Bun yang Berlipat Ganda dan Sebuah Mercedes Putih

- Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB
Kisah Roti Bun yang Berlipat Ganda dan Sebuah Mercedes Putih

Seorang pemilik kafe di Bandung, Rinny Mirari, membagikan pengalaman tak terduga yang berawal dari pesanan roti bun sebanyak 30 pcs. Cerita ini ia tulis di akun Facebook-nya dan menjadi perbincangan hangat.

Beberapa hari lalu, Rinny memesan roti bun untuk kafenya, Afirmasi Mina Cafe. Karena kesibukan, ia lupa bahwa ia sudah memesan roti tersebut. Baru ingat saat sore hari, ia pun menghubungi penjual via WhatsApp. Penjual mengabari bahwa roti sudah dikirim via GoSend dan mengirimkan foto bukti pengiriman. Namun, foto tersebut menunjukkan lokasi yang bukan kafenya. Penjual berjanji akan mengajukan komplain ke driver.

Driver yang salah alamat kemudian kembali ke toko untuk mengambil roti yang ternyata masih disimpan, lalu mengantarkannya ke alamat yang benar. Sementara itu, penjual roti juga mengirim ulang roti baru secara gratis. Alhasil, Rinny menerima 60 roti, dua kali lipat dari pesanan.

Roti yang datang terlambat dari driver GoSend dibagikan kepada para kru, tamu kafe, dan driver. "Kami dapat 60 roti. 30 roti dari Abang GoSend (yang telat dateng) kami bagi-bagi ke driver, kru disuruh nyicipin, tamu yang dateng juga dapat 'produk sampel'," tulis Rinny.

Keesokan harinya, penjual roti datang ke kafe untuk meminta maaf. Mereka pun mengobrol panjang lebar, seperti sudah kenal lama. Saat penjual pamit pulang, Rinny mengantarnya ke depan kafe.

Saat itulah sebuah mobil putih mewah meluncur pelan dari bawah pohon dan berhenti tepat di depan mereka. Rinny mengaku seperti dijemput kereta kencana dengan kuda putih. Penjual roti itu pun masuk ke mobil Mercedes Benz putih tersebut sambil melambaikan tangan.

Begitu Rinny masuk kembali ke kafe, para kru kompak berteriak kagum melihat mobil tersebut. Momen ini menjadi penutup manis dari kejadian tak terduga yang berawal dari pesanan roti bun.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags