Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menyampaikan belasungkawa sekaligus berbagi pengalaman pribadinya saat melayat balita Gina, korban kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bone, Kamis (6/8/2026). Momen itu berlangsung haru ketika sang bupati mengaku pernah kehilangan anaknya yang masih berusia enam tahun dalam kecelakaan serupa.
Di hadapan keluarga yang tengah berduka, Andi Asman Sulaiman tidak hanya hadir sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai sesama orang tua yang pernah merasakan kehilangan. Ia mengungkapkan bahwa pengalaman pahit itu membuatnya sangat memahami kesedihan yang kini dirasakan keluarga balita Gina.
“Saya sangat memahami apa yang dirasakan orang tua korban hari ini. Saya pernah berada di posisi yang sama. Kehilangan anak adalah ujian yang sangat berat bagi setiap orang tua,” ungkapnya dengan penuh empati.
Suasana rumah duka semakin emosional setelah pengakuan tersebut. Bupati tampak berupaya menguatkan kedua orang tua korban agar tetap tabah menghadapi cobaan. Ia juga menyampaikan duka cita atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Bone.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Bone, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga ananda husnul khatimah, mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Bone turut menyerahkan santunan sebesar Rp10 juta kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran pemerintah tidak hanya sebatas memberikan bantuan materi, tetapi juga memastikan keluarga yang ditinggalkan memperoleh dukungan moral di tengah suasana duka.
“Kami hadir bukan hanya membawa santunan, tetapi juga doa dan dukungan. Semoga keluarga diberi kekuatan untuk melewati masa-masa sulit ini,” katanya.
Kehadiran Bupati Bone mendapat sambutan hangat dari keluarga dan warga sekitar. Banyak yang mengapresiasi langkah kepala daerah yang datang langsung memberikan dukungan, terlebih karena ia pernah mengalami kehilangan serupa.
Diketahui, balita Gina meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan lalu lintas di perempatan lampu merah Jalan Ahmad Yani–Jalan Besse Kajuara, Watampone. Dalam kasus tersebut, Ipda Muhammad Arsyad yang menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kapolsek Bengo terlibat dalam kecelakaan yang merenggut nyawa balita itu. Saat ini, Ipda Muhammad Arsyad telah ditahan oleh Propam Polres Bone, sementara proses penyelidikan masih terus berlangsung.
Artikel Terkait
Balita Tewas Tertabrak Mobil Anggota Polres Bone di Lampu Merah
Polsek Lamuru Bekuk Tiga Tersangka dan Sita Puluhan Sachet Sabu
Voli BerAmal Cup 2026 Jadi Pemicu Kebangkitan UMKM di Bone
Bupati Bone Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi I