Gelombang panas yang melanda Korea Selatan mendorong warga berbondong-bondong mengunjungi sebuah gua bawah tanah di Gwangmyeong, Rabu (5/6). Gua tersebut menjadi tempat berteduh dari suhu ekstrem yang melanda wilayah itu.
Gua Gwangmyeong, bekas tambang yang kini menjadi objek wisata di selatan Seoul, menawarkan kesejukan alami. Suhu di dalam gua tetap dingin sepanjang tahun, memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang ingin melepas gerah.
"Rasanya sangat nyaman. Seperti masuk ke dalam lemari pendingin," ujar Ha Young-jeen, seorang warga Korea Selatan, dikutip Reuters.
Pengelola kawasan wisata juga memasang sistem kabut pendingin untuk menambah kesejukan bagi para pengunjung.
Badan Meteorologi Korea (KMA) telah mengeluarkan peringatan gelombang panas untuk sebagian wilayah Seoul dan Gyeonggi pada Senin (3/8). Peringatan ini kemudian diperluas ke wilayah Chungcheong pada Rabu (5/8).
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung meminta pemerintah meningkatkan dukungan bagi masyarakat terdampak. Ia menyebut jumlah korban jiwa akibat cuaca panas telah meningkat menjadi 19 orang.
Artikel Terkait
Gelombang Panas Landa Eropa Tengah, Austria dan Slovakia Catat Rekor Suhu Tertinggi
Delapan Mahasiswa Korsel Ditahan Usai Coba Menyusup ke Pangkalan Militer AS
FC Bayern Menang 2-1 atas Jeju SK FC dalam Tur Asia
Gelombang Panas Ekstrem di Korea Selatan Tewaskan 16 Orang