Keberadaan dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berdiri berdampingan di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, menjadi sorotan publik. Posisinya yang sangat dekat namun tidak saling terhubung membuat fasilitas pejalan kaki di jalur protokol itu terkesan janggal.
Kondisi ini bahkan ramai dijuluki sebagai JPO "love-hate relationship" di media sosial karena dinilai membingungkan pengguna. Banyak yang mempertanyakan mengapa dua jembatan dibangun begitu berdekatan tanpa ada akses yang menghubungkannya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun buka suara. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kedua JPO tersebut akan segera dikoneksikan guna mempermudah mobilitas masyarakat. Rencana ini mendapat sambutan positif, termasuk dari LRT Jabodebek yang menyatakan siap mendukung penyambungan dua JPO tersebut.
Berikut potret JPO 'Love-Hate Relationship' di Rasuna Said yang menjadi perbincangan.
Artikel Terkait
Pramono Minta Motif Penggesek Nomor Rangka Mobil di GBK Didalami
Pramono Minta Aksi Mata Elang di GBK Didalami, CCTV Pemprov DKI Jadi Alat Bukti
Pramono Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, Ingatkan Jangan Anarkis
Pramono Anung Siapkan Sarana Olahraga untuk Cegah Tawuran Anak Muda