Jakarta Siap Gantikan Daerah Lain Jadi Tuan Rumah Ajang Olahraga Nasional dan Internasional

- Senin, 03 Agustus 2026 | 02:20 WIB
Jakarta Siap Gantikan Daerah Lain Jadi Tuan Rumah Ajang Olahraga Nasional dan Internasional

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kesiapannya untuk menggantikan daerah lain yang tidak mampu menyelenggarakan ajang olahraga berskala nasional maupun internasional. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen tersebut sebagai bagian dari upaya menjadikan Jakarta pusat sport tourism nasional.

Menurut Pramono, Jakarta memiliki infrastruktur olahraga yang memadai untuk menggelar berbagai kejuaraan besar. Ia mengaku telah menyampaikan kesiapan ini kepada pemerintah pusat.

"Saya sudah menyampaikan kepada pemerintah pusat, jika ada kejuaraan tingkat nasional maupun internasional, kemudian daerah mana pun tidak sanggup untuk menyelenggarakan, maka Jakarta bersedia menggantikan," ujar Pramono, Senin (3/8/2026).

Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong pengembangan sektor olahraga sebagai bagian dari upaya mewujudkan sport tourism di ibu kota. Ia juga telah meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta untuk memperbaiki seluruh fasilitas olahraga yang telah lama digunakan agar semakin layak menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kompetisi.

"Semoga infrastruktur dan fasilitas olahraga yang tersedia di Jakarta menjadi simpul sport tourism Indonesia," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Pramono mengapresiasi Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pengprov Pelti) DKI Jakarta yang telah menyelenggarakan Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026. Ia berharap kejuaraan tersebut mampu melahirkan atlet-atlet tenis berprestasi yang dapat dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) maupun kejuaraan internasional.

"Saya berharap kejuaraan tenis mampu mencetak atlet berprestasi untuk dipersiapkan ke Pekan Olahraga Nasional dan kejuaraan tingkat internasional sehingga olahraga tenis mendunia," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Pelti DKI Jakarta, Hari Nugroho, mengatakan Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 berlangsung pada 27 Juli hingga 2 Agustus dan diikuti 322 petenis dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta terdiri atas 178 petenis kategori Turnamen Diakui Pelti (TDP) Nasional dan 144 petenis kategori Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Turnamen ini sebagai wadah pemanasan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Ratusan atlet TDP dari 23 provinsi di Indonesia akan berlaga pada kejuaraan ini dengan total hadiah sebesar Rp250 juta," ujar Hari.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags