Wakil Presiden Direktur Deltamas Mundur, Pengganti Diyakini dari Sojitz

- Rabu, 29 Juli 2026 | 18:40 WIB
Wakil Presiden Direktur Deltamas Mundur, Pengganti Diyakini dari Sojitz

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mengumumkan pengunduran diri Atsushi Uehara dari jabatan wakil presiden direktur perseroan. Surat pengunduran diri diterima perusahaan pada 27 Juli 2026.

"Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Atsushi Uehara dari jabatan selaku wakil presiden direktur tertanggal 27 Juli 2026," kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Puradelta Lestari Tbk, Tondy Suwanto, dalam keterbukaan informasi, Rabu (20/7/2026).

Alasan Uehara mundur tidak diungkapkan. Meski demikian, perseroan menilai langkah tersebut tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional maupun kelangsungan usaha.

DMAS merupakan pengembang kota mandiri Deltamas yang merupakan besutan grup Sinarmas melalui PT Sumber Arusmulia dan Sojitz Corporation asal Jepang. Uehara diketahui terafiliasi dengan Sojitz, sehingga penggantinya kemungkinan besar masih berasal dari perusahaan Jepang tersebut.

Dalam struktur kepemilikan saham DMAS, PT Sumber Arusmulia menggenggam 27,61 miliar saham atau setara dengan 57,28 persen, sedangkan Sojitz menguasai 12,05 miliar saham atau 25 persen. Sisanya, 8,54 miliar saham atau 17,72 persen, dimiliki masyarakat.

Uehara, warga negara Jepang berusia 58 tahun, merupakan lulusan Fakultas Hukum Kobe University pada 1991. Ia berdomisili di Jakarta dan terakhir kali diangkat menjadi Wakil Presiden Direktur DMAS melalui RUPS April 2025. Masa jabatannya seharusnya berakhir pada 2028.

Sebelum Uehara, Muktar Widjaja juga mengundurkan diri dari posisinya sebagai Presiden Komisaris DMAS. Jabatan tersebut kini diisi oleh Teky Mailoa.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags