Rumah mode asal Prancis, Chanel, kembali menghadirkan kreasi yang tak biasa lewat Fall/Winter 2026 Pre-Collection. Kali ini, brand tersebut mengubah satu set alat geometri yang identik dengan perlengkapan sekolah menjadi aksesori mewah dengan harga fantastis. Diberi nama Geometry Set, koleksi ini dijual seharga USD 1.350 atau sekitar Rp 22 juta, menjadikannya salah satu item paling unik dalam lini aksesori terbaru Chanel.
Dalam satu paket, Geometry Set berisi penggaris, busur derajat, jangka, pensil mekanik, hingga penghapus yang tersimpan rapi dalam sebuah pouch berbahan calfskin leather berwarna hitam. Seluruh perlengkapan tersebut dipadukan dengan material logam berwarna silver dan dihiasi logo double C khas Chanel, menciptakan tampilan yang lebih menyerupai koleksi fesyen dibanding perlengkapan alat tulis.
Meski seluruh isinya tetap dapat digunakan sebagaimana fungsi aslinya, Geometry Set tidak diposisikan sebagai perlengkapan sekolah biasa. Chanel menghadirkannya sebagai bagian dari kategori aksesori yang memadukan fungsi dengan craftsmanship khas rumah mode mewah tersebut.
Perhatian terhadap detail terlihat dari pemilihan material premium, finishing metal yang mengilap, hingga pouch kulit yang dibuat menyerupai luxury leather goods Chanel. Dengan pendekatan ini, alat-alat sederhana seperti penggaris atau jangka berubah menjadi objek koleksi yang memiliki nilai estetika sekaligus eksklusivitas tinggi.
Konsep tersebut juga mencerminkan kecenderungan industri luxury yang belakangan semakin sering mengangkat benda-benda sehari-hari menjadi collectible item. Bukan lagi sekadar tas atau sepatu, berbagai rumah mode kini menghadirkan reinterpretasi terhadap objek yang akrab dengan kehidupan sehari-hari melalui desain premium dan jumlah produksi yang terbatas.
Bagian dari eksplorasi logo ikonik Chanel
Geometry Set merupakan salah satu item dalam Fall/Winter 2026 Pre-Collection, koleksi yang mengeksplorasi penggunaan logo double C pada berbagai objek keseharian. Dalam koleksi ini, simbol ikonik Chanel tak hanya hadir pada tas, sepatu, atau perhiasan, tetapi juga diaplikasikan pada aksesori yang tidak biasa, termasuk perlengkapan geometri.
Pendekatan tersebut memberikan sentuhan playful tanpa menghilangkan karakter elegan yang selama ini menjadi identitas Chanel. Dengan memadukan benda-benda fungsional bersama elemen desain khas rumah mode, Chanel mencoba menawarkan perspektif baru tentang bagaimana sebuah objek sederhana dapat memiliki nilai artistik sekaligus status sebagai barang koleksi.