ESSA Raup Laba Bersih USD30 Juta di Semester I 2026, Ditopang Bisnis Amoniak

- Rabu, 29 Juli 2026 | 10:30 WIB
ESSA Raup Laba Bersih USD30 Juta di Semester I 2026, Ditopang Bisnis Amoniak

PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) mencatatkan lonjakan laba bersih lebih dari dua kali lipat pada semester pertama 2026. Perusahaan yang bergerak di sektor petrokimia ini membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD30 juta, melonjak 103 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar USD15 juta.

Pendapatan perseroan juga meningkat signifikan. ESSA mencatat pendapatan USD186 juta pada semester I-2026, naik 36 persen year-on-year (YoY) dari USD138 juta pada semester I-2025. EBITDA pun ikut tumbuh 48 persen YoY menjadi USD73 juta, dari sebelumnya USD49 juta.

Manajemen ESSA menyebut pertumbuhan ini didorong oleh kemampuan perusahaan memanfaatkan kenaikan harga komoditas melalui disiplin operasional dan pengelolaan aset yang optimal. "Hingga semester pertama 2026, ESSA membukukan pendapatan sebesar USD186 juta, meningkat 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, EBITDA turut meningkat 48 persen YoY menjadi USD73 juta, sedangkan laba bersih melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi USD30 juta," tulis manajemen dalam keterangan resmi, Rabu (29/7/2026).

Kinerja positif tersebut terutama ditopang oleh segmen bisnis amoniak. Harga jual amoniak yang terealisasi pada semester I-2026 tercatat USD531 per metrik ton (MT), melonjak 70 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meskipun volume produksi sempat menurun akibat pelaksanaan pemeliharaan terjadwal dan dinamika geopolitik global, kenaikan harga tersebut mampu mendorong pendapatan segmen amoniak naik 43 persen YoY menjadi USD166 juta.

Sementara itu, segmen LPG tetap beroperasi normal sepanjang periode pelaporan. Harga jual LPG terealisasi naik 5 persen YoY menjadi USD639 per MT, sehingga segmen ini menyumbang pendapatan sebesar USD20 juta.

Selain membukukan pertumbuhan kinerja, ESSA juga menyelesaikan pemeliharaan terjadwal pabrik amoniak pada 8 Juni 2026. Proses turnaround maintenance tersebut rampung dalam waktu 34 hari, lebih cepat dari target awal yang berkisar 35 hingga 38 hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk menjaga integritas aset, meningkatkan efisiensi operasional, serta meminimalkan risiko penghentian operasi yang tidak terencana.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags