Citra satelit menangkap kepulan asap dari fasilitas minyak di Abqaiq, Arab Saudi timur, pada Senin (27/6). Kelompok Houthi mengklaim telah menargetkan sejumlah lokasi pasokan dan transportasi minyak mentah yang terhubung ke pusat ekspor Laut Merah utama di Yanbu.
Juru bicara Houthi, Yahya Saree, menyatakan operasi itu sebagai respons atas pelanggaran wilayah udara Yaman oleh drone Saudi. "Operasi ini adalah bentuk balasan atas agresi yang terus berlangsung," ujarnya.
Arab Saudi sendiri telah mengalihkan produksi minyak mentahnya ke Yanbu melalui pipa timur-barat untuk menghindari serangan di Selat Hormuz. Langkah itu diambil setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada Februari lalu.
Artikel Terkait
Trump Ancam Serang Iran dan Yaman, Iran Kirim Komandan IRGC ke Houthi
Harga Minyak Kembali Tembus USD 100 Akibat Serangan Houthi di Laut Merah
Harga Minyak Tembus USD100 per Barel Usai Houthi Serang Kapal Tanker Saudi
Analisis Joe Kent: Dua Faktor yang Membuat Houthi Sulit Dikalahkan