Seorang pria bernama Sutrimo ditemukan meninggal di depan Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (27/7/2026). Saksi mata, Deni (45), seorang tukang parkir, mengaku melihat korban tergeletak di lokasi kejadian.
"Ada, telentang, saya lihat telentang," kata Deni di sekitar lokasi.
Deni mengaku hanya melihat Sutrimo tergeletak dari kejauhan dan tidak memeriksa kondisinya secara dekat. "Berbusa dari hidung aja apa dari mulut kali, ya, nggak tahu, soalnya (lihat) dari jauh," ujarnya.
Menurut Deni, sejumlah orang kemudian mendekati korban sebelum akhirnya Sutrimo dibawa menggunakan ambulans. "Bukan, bukan. Kalau warga, kalau warga sini pastinya tahu tuh. Pasti kenal kalau warga sini gitu. Ya saya tahu sih cuma satu ambulans aja. Mobilnya mobil APV. (Dari rumah sakit mana) Nggak merhatiin. Yang saya tahu tuh udah ada ambulans oh ya sudah," katanya.
Deni menyebut Klinik Mordent sudah tutup lebih dari setahun. Ia mengaku kerap mengatur kendaraan di sekitar klinik. "Setahun lebih lah, yang udah seingat tahu ini tutup. Soalnya saya kan suka ngatur-ngatur kendaraan, apa tuh namanya, tempat parkir, tamu-tamu dia tuh, tamu ke klinik," katanya.
Artikel Terkait
Mantan Hakim Tinggi Duga Kematian Penjaga Rumah Eks Jampidsus adalah Pembunuhan Berencana
Polisi Periksa 27 Saksi Kematian Sutrimo, Tunggu Hasil Lab Forensik
Penyebab Kematian Orang Dekat Eks Jampidsus Belum Final, Forensik Tunggu Hasil Lab
Ekshumasi Sutrimo: Tidak Ada Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Masih Misterius