Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia Naik 5,1 Persen pada Juni 2026, Toyota Kuasai 68 Persen Pasar

- Senin, 27 Juli 2026 | 05:36 WIB
Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia Naik 5,1 Persen pada Juni 2026, Toyota Kuasai 68 Persen Pasar

Penjualan mobil hybrid di Indonesia kembali mencatatkan pertumbuhan pada Juni 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi dari pabrik ke diler mencapai 8.215 unit, naik 5,1 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang sebanyak 7.815 unit.

Dari total penjualan mobil nasional sebesar 77.550 unit, segmen hybrid kini berkontribusi sekitar 10,6 persen. Toyota masih menjadi pemain dominan dengan menguasai sekitar 68 persen pasar hybrid melalui empat model andalannya.

Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto menilai tren positif ini dipengaruhi semakin banyaknya pilihan mobil hybrid yang ditawarkan dengan teknologi lebih baik serta harga yang semakin kompetitif.

"Makin banyak mobil-mobil hybrid yang teknologinya baik, desainnya menarik dan harganya terjangkau. Mobil-mobil hybrid kan harganya tidak semahal mobil listrik dan tidak perlu charging station," kata Jongkie.

Pada Juni 2026, Toyota Veloz Hybrid menjadi mobil hybrid terlaris dengan penjualan 2.698 unit. Posisi kedua ditempati Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid yang membukukan 2.312 unit. Persaingan ketat terjadi di bawahnya antara Suzuki XL7 Hybrid dan Suzuki Fronx Hybrid. XL7 Hybrid mencatatkan penjualan 594 unit, hanya terpaut tiga unit dari Fronx Hybrid yang membukukan 591 unit.

Lima besar dilengkapi Toyota Alphard HEV dengan penjualan 352 unit dan Honda HR-V e:HEV sebanyak 318 unit. Model hybrid lain yang masuk 10 besar antara lain Chery Tiggo Cross CSH 248 unit, Toyota Yaris Cross Hybrid 232 unit, Wuling Almaz HEV 80 unit, serta Daihatsu Rocky Hybrid 78 unit.

Secara keseluruhan, empat model Toyota Veloz Hybrid, Kijang Innova Zenix Hybrid, Alphard HEV, dan Yaris Cross Hybrid membukukan penjualan gabungan 5.594 unit, setara sekitar 68 persen dari total pasar mobil hybrid nasional sepanjang Juni 2026.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags