Perusahaan Bela Satpam yang Tegur Pengemudi Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI

- Jumat, 24 Juli 2026 | 14:15 WIB
Perusahaan Bela Satpam yang Tegur Pengemudi Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI

Perusahaan kontraktor proyek di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, membela petugas keamanan yang menegur pengemudi Toyota Alphard karena menerobos lampu merah. Victor Harefa, satpam yang bertugas di area Proyek Extended Concourse Bundaran HI, dinilai menjalankan tugas pengamanan sesuai prosedur.

Project Manager WIKA-RAU KSO, melalui akun Instagram resmi, menyatakan apresiasi kepada Victor atas upayanya menjaga keselamatan dan ketertiban di sekitar proyek. Perusahaan juga mendorong profesionalitas dan sisi humanis dalam setiap tugas.

"Perusahaan memberikan apresiasi kepada petugas keamanan yang telah berupaya menjalankan tugasnya dalam menjaga keselamatan masyarakat serta memastikan ketertiban di sekitar area proyek, sekaligus terus mendorong profesionalitas dan sisi humanis dalam menjalankan tugasnya," ujarnya, Jumat (24/7/2026).

Victor Harefa merupakan salah satu petugas keamanan yang ditugaskan mendukung pengamanan area proyek. WIKA-RAU KSO menegaskan pihaknya mengedepankan profesionalisme, kepatuhan terhadap prosedur kerja, serta keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

"Perusahaan juga akan memastikan setiap personel yang menjalankan tugasnya secara profesional memperoleh perlindungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata perwakilan perusahaan.

WIKA-RAU KSO berkomitmen menindaklanjuti setiap kejadian sebagai bagian dari evaluasi untuk meningkatkan aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelaksanaan pekerjaan. "Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi rambu, marka, dan isyarat lalu lintas demi keselamatan bersama," imbaunya.

Gubernur Dukung Tindakan Sekuriti

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut angkat bicara. Ia membela sekuriti tersebut dan menilai tindakannya sebagai bagian dari tugas pengamanan yang wajar.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags