Kementerian Keuangan sukses merampungkan penerbitan surat utang berdenominasi yuan di pasar domestik China. Total nilai yang terkumpul mencapai CNY7 miliar, setara dengan Rp18,47 triliun atau sekitar USD1,033 miliar.
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Suminto, mengonfirmasi bahwa seluruh proses transaksi selesai pada Kamis (23/7/2026) sore. "Pada 23 Juli 2026, Pemerintah telah menyelesaikan transaksi penerbitan Panda Bond dalam mata uang Chinese Renminbi (CNY) sebesar 7,0 bio (ekuivalen USD 1,033 bio)," ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Penerbitan kali ini terbagi dalam dua seri tenor. Seri pertama bertenor tiga tahun sebesar CNY5,6 miliar, sedangkan seri kedua dengan tenor lima tahun senilai CNY1,4 miliar. Antusiasme investor global dan lokal di pasar China sangat tinggi. Total penawaran masuk (orderbook) mencapai CNY17 miliar, mencerminkan tingkat kelebihan permintaan (bid to cover ratio) hingga 2,4 kali dari nilai yang ditawarkan.
Secara rinci, permintaan untuk instrumen tenor tiga tahun menembus CNY12,38 miliar (sekitar Rp32,66 triliun) dengan bid to cover ratio 2,2 kali. Sementara itu, untuk tenor lima tahun, penawaran yang masuk mencapai CNY4,62 miliar (sekitar Rp12,19 triliun) dengan bid to cover ratio yang lebih tinggi, yakni 3,3 kali.
Tingginya permintaan berhasil menekan imbal hasil (yield) yang ditetapkan pemerintah. Yield untuk tenor tiga tahun dipatok di level 1,90 persen, sedangkan tenor lima tahun berada di posisi 2,19 persen. Angka ini lebih rendah dari estimasi awal pemerintah yang ditargetkan pada kisaran 2,3 persen hingga 2,5 persen.
Proses setelmen transaksi penerbitan Panda Bond ini dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli 2026. Hasil penerbitan dipastikan akan menopang kas negara. "Sebagaimana diinformasikan dalam prospektus, hasil penerbitan ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN Tahun Anggaran 2026," kata Suminto.
Artikel Terkait
Penerbitan Panda Bond Rp18,47 Triliun untuk Tutup Defisit APBN, Pemerintah Perluas Diversifikasi Pendanaan
Ribuan Buruh Akan Geruduk Kemenkeu, Tuntut Pajak JHT Dihapus
Kemenkeu Peringatkan Video Hoaks Bantuan Dana Hibah Catut Menteri Keuangan
Pemerintah Tunda Penerbitan Panda Bond ke Akhir Juli 2026, Gunakan Skema LCT