Muhammadiyah kembali memperkuat lini pendidikannya di Yogyakarta dengan meresmikan Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) di Kasihan, Bantul, pada 4 Juli 2026. Sekolah dasar berstandar global ini dibangun di atas lahan seluas 8.200 meter persegi dengan gedung enam lantai dan nilai proyek Rp38,6 miliar yang lunas tanpa utang.
MSUS hadir untuk menjawab lonjakan peminat SD Muhammadiyah Sapen di Kota Yogyakarta, yang waiting list-nya telah mencapai tahun 2032. Sekolah ini mulai beroperasi pada 13 Juli 2026 untuk tahun ajaran 2026/2027.
Kurikulum MSUS memadukan Kurikulum Merdeka dengan standar internasional Cambridge dan International Baccalaureate (IB). Meski berorientasi global, sekolah tetap berpijak pada nilai Islam Berkemajuan, kebangsaan, dan kebudayaan Indonesia.
Gedung seluas 4.947 meter persegi ini dilengkapi ruang kelas modern dengan konsep recliner seating, laboratorium sains dan bahasa, perpustakaan digital, klinik, serta area olahraga indoor. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) juga berencana membangun lapangan olahraga outdoor di kawasan tersebut.
Proyek ini merupakan hasil kolaborasi lintas Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), dengan dukungan lahan dari UMY. Peresmian dilakukan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., dan dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, MURIANETWORK.COM Riza Ul Haq.
Artikel Terkait
Muhammadiyah Berduka atas Gempa NTT, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bantu Korban
PSM Makassar Masih Butuh Enam hingga Tujuh Pemain Baru
Pengeroyokan di Yogyakarta, Ayah dan Temannya Jadi Korban
Polresta Yogyakarta Tetapkan Lima Tersangka Baru Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha