Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan duka cita mendalam atas gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) dan menewaskan 47 orang pada Sabtu (15/8). Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergandengan tangan membantu para korban.
"Atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan seluruh keluarga besar Muhammadiyah, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di Flores, Nusa Tenggara Timur," kata Haedar dalam keterangan yang diterima Minggu (16/8).
Ia berdoa agar para korban meninggal mendapat tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan. "Semoga saudara-saudara yang meninggal mendapat tempat terbaik di sisi Allah, serta memberikan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan," tambahnya.
Haedar juga mendoakan keselamatan, kesehatan, dan kekuatan bagi warga yang terdampak dalam menghadapi situasi darurat. Menurutnya, musibah ini merupakan duka bersama, sehingga seluruh elemen bangsa perlu bahu-membahu memberikan pertolongan terbaik, terutama kepada mereka yang kehilangan anggota keluarga, tempat tinggal, dan sumber penghidupan.
"Musibah ini merupakan duka kita bersama. Karena itu, seluruh elemen bangsa perlu bergandengan tangan, memberikan pertolongan terbaik kepada masyarakat yang terdampak, terutama mereka yang kehilangan anggota keluarga, tempat tinggal, dan sumber penghidupan," tuturnya.
Melalui jaringan kebencanaannya, Muhammadiyah terus melakukan respons kemanusiaan di wilayah terdampak. Haedar menegaskan bahwa Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu akan terus hadir membantu masyarakat sebagai wujud komitmen menolong sesama.
MDMC telah mengaktifkan Pos Koordinasi Wilayah (Poskorwil) di Ende, NTT, sebagai langkah awal respons terhadap gempa yang melanda Flores. Posko ini bertujuan memantau kondisi masyarakat terdampak secara berkala serta mengidentifikasi dan menindaklanjuti kebutuhan kemanusiaan di lapangan secara terkoordinasi.
Haedar mengapresiasi gerak cepat para relawan Muhammadiyah di wilayah terdampak dan mengajak seluruh jaringan Muhammadiyah untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan. "Semoga para relawan, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana diberikan kekuatan dan kemudahan. Kita berharap proses evakuasi, pencarian, pelayanan kepada pengungsi, dan pemulihan masyarakat dapat berjalan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat luas memberikan dukungan kepada warga Flores, baik melalui doa, bantuan kemanusiaan, maupun dukungan lain yang dibutuhkan dalam masa tanggap darurat. "Dalam menghadapi bencana, kita harus memperkuat solidaritas dan gotong royong. Semoga dari musibah ini lahir kekuatan kemanusiaan yang membantu saudara-saudara kita untuk bangkit dan kembali menata kehidupan," pungkas Haedar.
Artikel Terkait
Ibas Minta Pemerintah Fokus Evakuasi Korban Gempa NTT
Gempa NTT Tewaskan 53 Orang, Ribuan Warga Mengungsi
Gempa NTT: 53 Tewas, Pemerintah Kerahkan Bantuan dan Personel
86 Persen BTS Terdampak Gempa NTT Pulih, Komdigi Pastikan Pemulihan Terus Berlanjut