Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tiba terlambat dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa siang. Bukan karena macet atau urusan lain, Amran mengaku harus berhenti di tengah jalan untuk menolong korban kecelakaan lalu lintas.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat. Rombongan menteri melintas dan melihat seorang pengendara motor tergeletak di jalan. Amran langsung turun dari kendaraan dan memimpin pertolongan.
Dalam video yang beredar di media sosial, Amran tampak sigap mengarahkan timnya mengevakuasi korban. Mobil pengawal digunakan untuk membawa korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Ia juga meminta seorang pengemudi ojek online yang kebetulan berada di lokasi untuk mendampingi korban selama perjalanan ke rumah sakit.
"Bawa ke rumah sakit… bawa ke rumah sakit!" seru Amran dalam video tersebut. "Sini sini sini… cepat-cepat!" tegasnya saat memastikan evakuasi berjalan lancar. Ia juga bertanya kepada pengemudi ojek online, "Ada yang dampingin? Biar nanti siapa kamu ya."
Pengemudi ojek online itu tampak terharu. "Aksi Bapak Menteri ini sangat baik sekali. Saya terharu melihatnya. Jarang ada pejabat yang langsung turun tangan seperti ini. Semoga Allah membalas kebaikan beliau," ujarnya.
Usai rapat, Amran menegaskan bahwa tindakannya didorong nilai kemanusiaan. "Tidak ada jabatan dalam urusan kemanusiaan. Kita semua sama di hadapan Tuhan dan di hadapan sesama manusia," katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati berkendara. "Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati berkendara, tetap sabar, dan selalu menaati aturan lalu lintas. Satu kelalaian bisa merenggut nyawa dan menyakiti banyak orang," ujarnya. Amran mendoakan kesembuhan korban dan mengajak semua pihak turut mendoakan.
Artikel Terkait
Pesepeda Tewas Ditabrak Motor dari Belakang di Tulungagung
Tahu Tercecer di Jalan, Delapan Motor di Kota Batu Bertumbangan
Mentan Amran Borong Inovasi ITS Senilai Rp10 Miliar untuk Dongkrak Produksi Jagung
Mentan Amran: Keberanian Hadapi Risiko dan Kegagalan Kunci Lahirkan Pengusaha Besar